<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25141">
<titleInfo>
<title>TRADISI PENGGUNAAN AYAT Al-QURAN SEBAGAI WIRID KEBATINAN (Studi Living Quran QS. Ar-Ra’d Ayat 16 di Padepokan Silambawiqri)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ali Muhammad Husen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xxiii + 83 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Dalam ranah publik Al-Quran bisa menjadi ide, gagasan untung 
mengusung perubahan. Sedangkan dalam ranah privat Al-Quran merupakan 
kitab yang bisa menjadi obat, bernilai pahala ketika di baca dan lain 
sebagainya. Dari keyakinan seperti ini memunculkan suatu fenomena 
memberlakukan Al-Quran diluar ranah fungsinya sebagai kitab tuntunan. 
Salahsatu yang memberlakukan seperti ini adalah padepokan Silambawiqri 
dengan tradisi menjadikan Al-Quran sebagai wirid agar mendapatakna 
kekuatan. 
Rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain: Bagimana praktik 
pembacaan wirid QS. Ar-Ra‟d ayat 16 di Padepokan Silambawiqri? Apa saja 
khasiyat yang di rasakan setelah mengamalkan wirid QS. Ar-Ra‟d ayat 16.? 
Bagaimana pemaknaan murid padepokan terkait pembacaan wirid QS. ArRa‟d ayat 16 di Padepokan Silambawiqri.?. Sedangkan tujuan yang ingin 
kami capai dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui praktek pembacaan 
wirid QS. Ar-Ra‟d di Padepokan Silambawiqri. Untuk mengethaui khasiyat 
yang dirasakan murid padepokan setelah mengamalkan wirid QS. Ar-Ra‟d
ayat 16.Untuk mengetahui pemaknaan para murid padepokan terkait 
pembacaan wirid QS. Ar-Ra‟d ayat 16. 
Dalam skripsi ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan 
model deskriptif-analisis. Selain itu dalam penelitian ini penulis menggunakan 
bentuk pendekatan fenemenologi. 
Hasil dari penelitian ini adalah sebelum mengamalkan wirid 
mendapat ijazah dan melakukan bai’at¸setelah itu baru mengamalkan wirid 
pada malam hari setelah melaksanakan shalat tahajud, hajat dan witir. Lalu 
dilanjut dengan membaca tawasul, shalawat, dikir wajib yaitu subhanalah, 
Alhamdulillah, allahuakbar sebanyak 33 kali baru membaca wirid Qs. ArRa‟du ayat 16. Wirid ini diamalkan selama 10 hari sambal melakukan puasa 
mutih. Khasiat dari wirid ini ialah bisa melakukan silat tanpa mempelajarinya 
(silat laduni), memepercepat dalam menguasai tenaga dalam, penenang dan 
peningkat adrenalin. Pandangan murid padepoakn terkait wirid Qs. Ar-Ra‟d 
ayat 16 ini ialah sebuah cara mendekatkan diri kepada Allah Swt., wirid ini 
juga merupakan obat penenang baik dalam ibadah maupun di luarnya. Wirid 
ini juga merupakan obat agar berani dan juga sebab mendapatkan keberkahan 
dari sebuah ketaatan kepada guru karena wirid ini diperintahkan oleh guru.</note>
<subject authority=""><topic>Living Quran, wirid, Silambawiqri</topic></subject>
<classification>2x1.46</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 487</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI IAT 487</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 487</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25141</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-02 10:41:44</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-02 10:42:02</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>