<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25132">
<titleInfo>
<title>EFEKTIVITAS KONSELING REALITAS DENGAN TEKNIK WDEP
UNTUK MENGURANGI NOMOPHOBIA PADA REMAJA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ruwanda Tamarin</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii + 84 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena tingginya tingkat nomophobia pada remaja di Kampung Bantar Panjang, Desa Banyubiru, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang Banten. Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan tingkat nomophobia pada remaja sebelum dan sesudah pemberian layanan bimbingan kelompok dengan pendekatan konseling realitas teknik WDEP? Pada penelitian ini penulis menggunakan metode kuantitatif melalui penelitian pre-experimental design melalui treatment one groups pretest posttest design. Dari populasi 100 remaja dan diambil sampel sebanyak 8 remaja sebagai responden. Teknik pengumpulan datanya menggunakan angket (kuisioner). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Ranked T-test diketahui Asymp.sig (2 tailed) bernilai 0,012. Dari hasil pretest dan posttest yang diberikan kepada anggota kelompok maka hasil yang diperoleh dari skor rata-rata pretest 101, 25 dan skor rata-rata posttest diperoleh hasil 50, 75. Dari nilai Asymp.sig (2 tailed) bernilai 0,012 &#60; 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Hipotesis penelitian diterima dapat diartikan bahwa tingkat nomophobia pada remaja di Kampung Bantar Panjang, Desa Banyubiru, Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Banten dapat diturunkan melalui layanan bimbingan kelompok dengan pendekatan konseling realitas teknik WDEP dan dinyatakan efektif untuk menurunkan tingkat nomophobia pada remaja dengan indikator bahwa mereka dapat mengurangi penggunaan smartphone, pada awalnya intensitas penggunaan 8 jam dalam sehari saat ini sudah berkurang menjadi 3 jam, dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan kegiatan yang lebih positif.</note>
<subject authority=""><topic>Konseling realitas</topic></subject>
<classification>153</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 725</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 725</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 725</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25132</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-30 15:11:37</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-30 15:12:04</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>