<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25062">
<titleInfo>
<title>TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP 
USAHA JASA TANAM BULU MATA 
(EYELASH EXTENSION) 
(STUDI KASUS SALON D’PRINCESS 
PANDEGLANG BANTEN)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ririn Almaida Fasha</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xi + 90 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Berdasarkan latar belakang penelitian ini bahwasanya 
banyaknya masyarakat yang melakukan tanam bulu mata agar terlihat 
cantik dan menarik, tanam bulu mata ini merupakan kegiatan 
menyambung bulu mata agar lebih tebal dan letik dengan menggunakan 
bulu mata buatan, dalam hukum islam tanam bulu mata di haramkan 
karena termasuk dalam kegiatan menyambung rambut. Eyelash 
Extension ini menjadi trend sekarang banyak masyarakat yang mencari 
jasa Eyelash Extension dan membuat usaha-usaha salon menyediakan 
jasa Eyelash Extension. Dalam islam merias wajah dibolehkan tetapi 
tidak berlebihan dan tidak melanggar syariat. Allah SWT melaknat 
sesorang yang menyambung dan disambung rambutnya, jadi dalam 
islam tidak dibolehkan seseorang menanam atau ditanam bulu matanya 
karena itu telah mengubah ciptaan Alah SWT. 
Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1.bagaimana 
praktik ijarah terhadap usaha jasa tanam bulu mata? 2.Bagaiman 
pandangan dari empat mazhab terhadap upah hasil tanam bulu mata?
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik
ijarah terhadap jasa tanam bulu mata tersebut, dan untuk mengetahui 
pandangan dari empat mazhab terhadap upah hasil tanam bulu mata 
tersebut. 
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif 
dengan menggunakan teknik wawancara kepada pemilik salon, pekerja 
eyelash extension di salon tersebut, dan konsumen salon yang 
melakukan eyelash extension. Dan taknik studi lapangan untuk 
melengkapi skripsi ini. 
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat 
disimpulkan 1. bahwa usaha tanam bulu mata itu tidak dibolehkan 
dalam islam karena termasuk dalam mengubah ciptaan Allah SWT, 
maka carilah pekerjaan yang tidak melanggar syariat usaha tanam bulu 
mata termasuk pekerjaan yang melanggar syariat karena banyak 
mudharatnya. 2.Pandangan empat mazhab tentang hukum hasil upah 
jasa tanam bulu mata menurut Mazhab Maliki jasa tanam bulu mata 
tidak dibolehkan karena ketidak jelasan kehalalannya, menurut Mazhab 
Hambali jasa tanam bulu mata tidak dibolehkan karena mengandung 
mudharat bagi manusia, menurut Mazhab Hanafi jasa tanam bulu mata 
tidak sah karena melanggar syariat islam, menurut mazhab Syafi’i jasa 
tanam bulu mata tidak boleh karena jasa tersebut tidak ada manfatnya 
dan telah melanggar syariat islam.</note>
<subject authority=""><topic>HUKUM ISLAM, USAHA JASA TANAM BULU MATA</topic></subject>
<classification>2x4.02</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 519</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HES 519</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 519</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25062</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-17 14:51:28</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-17 14:51:46</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>