<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25053">
<titleInfo>
<title>TINJAUAN HUKUM ISLAM 
TERHADAP TRADISI BADUGAN 
DALAM RESEPSI PERNIKAHAN 
(Studi di Kp. Cibunar Ds. Kadu Kempong 
Kec. Padarincang Kab. Serang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Masniah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii + 89 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Badugan dalam bahasa sunda dapat diartikan sebagai bantuan. Yaitu 
berupa bahan pokok atau uang yang diberikan oleh hadirin kepada tuan 
rumah, Sebagai bentuk sumbangan dalam acara pesta pernikahan. Sumbangan 
dalam tradisi Badugan berupa sembako seperti, beras, mie, telur, gula, kopi, 
bihun, dan lain sebagainya yang diberikan kepada pemilik hajat (walimah), 
bertujuan untuk membantu sesama kerabat, saudara dan tetangga serta 
mempererat tali silaturahmi. Namun dalam tradisi Badugan yang dilakukan 
oleh masyarakat Kampung Cibunar Desa Kadu Kempong Kec. Padarincang 
Kab. Serang, sumbangan yang telah diberikan kepada shohibul walimah, 
meminta dikembalikan pada saat penyumbang mengadakan walimah. Dalam 
skripsi ini penulis akan menganalisa terkait pada tradisi Badugan sesuai 
dengan muamalah.
Berdasarkan latar belakang di atas tersebut, maka rumusan masalah 
dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pada tradisi Badugan dan 
bagaimana pandangan hukum Islam terhadap tradisi Badugan dalam resepsi 
pernikahan di Kp. Cibunar Ds. Kadu Kempong Kec. Padarincang Serang. 
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui 
pelaksanaan tradisi Badugan, serta pandangan hukum Islam terhadap tradisi 
Badugan dalam resepsi pernikahan di Kp. Cibunar Ds. Kadu Kempong Kec. 
Padarincang Serang.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode 
deskriptif, yakni penulis mendeskripsikan data secara objektif. Sumber data 
yang dikumpulkan dengan menggunakan penelitian lapangan (field research) 
dari hasil observasi, wawancara dengan pihak terkait, serta dokumentasi 
bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai penelitian ini.
Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah 1. Tradisi 
yang berkembang dalam masyarakat Kp. Cibunar Ds. Kadu Kempong Kec. 
Padarincang Kab.Serang, yaitu mereka meminta kembali Badugan
(sumbangan) yang telah mereka berikan, bahan sumbangan yang diberikan 
berupa sembako (sembilan bahan pokok). Tradisi Badugan dalam hal ini 
disyaratkan harus mengembalikan pemberian atau sumbangan Badugan sesuai 
dengan apa yang diberikan. 2. Tinjauan Hukum Islam terhadap tradisi 
Badugan di Kp. Cibunar yaitu meminta kembali sumbangan yang telah 
diberikan hukumnya boleh. Dengan adanya tradisi ini masyarakat 
mengharapkan adanya sebuah kembali atas sumbangan yang telah diberikan, 
jika orang yang ia beri tidak membayar, maka ia berhak untuk meminta 
kembali dengan barang dan jumlah yang sama.</note>
<subject authority=""><topic>TRADISI BADUGAN</topic></subject>
<classification>301</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 527</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HES 527</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 527</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>25053</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-17 09:44:00</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-17 09:44:28</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>