<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24995">
<titleInfo>
<title>PENGARUH DIGITAL MARKETING SYARIAH TERHADAP
DAYA BELI MASYARAKAT</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dava Raihan Alfadi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 91 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Pemasaran digital adalah promosi dari produk atau merek melalui satu atau lebih bentuk media elektronik. Pemasaran digital sering disebut sebagai pemasaran online, internet pemasaran atau pemasaran web. Itu tidak termasuk yang lebih tradisional bentuk pemasaran seperti radio, TV, billboard, dan media cetak sebagaimana adanya jangan menawarkan umpan balik dan laporan instan. Namun, disamping kemudahan di era digital dalam berbelanja muncul masalah-masalah baru seperti praktik praktik pemasaran digital marketing yang dilarang oleh agama Islam. Sehingga, perlu membandingkan antara digital marketing syariah dengan konvensional untuk mengetahui pemahaman masyarakat (konsumen) terhadap masalah tersebut.
Berdasarkan permasalahan yang terjadi diatas maka disusunlah rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana pengaruh digital marketing syariah terhadap daya beli masyarakat?
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh dari digital marketing syariah terhadap daya beli masyarakat.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dengan pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner melalu google form yang di sebar melalui sosial media, sedangkan penentuan sampel menggunakan metode random sampling dengan menetapkan 89 responden yang berasal dari mahasiswa/i jurusan ekonomi 2019 Universitas Islam Negri Maulana Hasanuddin Banten. Data yang diperoleh tersebut selanjutnya diolah menggunakan analisis regresi sederhana dengan dibantu software IBM SPSS versi 25.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel digital marketing syariah berpengaruh signifikan terhadap daya beli masyarakat.</note>
<subject authority=""><topic>Sharia Digital Marketing</topic></subject>
<classification>2X4.21</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI ES 822</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI ES 822</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI ES 822</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>24995</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-14 09:20:51</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-14 09:21:12</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>