<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24985">
<titleInfo>
<title>KRITERIA MANUSIA SOMBONG DALAM 
AL-QUR’AN
( Kajian Tafsir Al-Jᾱmi‘Li Aḥkᾱm Al-Qur‟ᾱn Karya Syekh Imᾱm Al 
Qurṭubi)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Efah Hudaefah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xx + 88 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Sifat sombong merupakan penyakit yang amat berbahaya. Sesungguhnya orang yang
berlaku sombong (takabbur) adalah orang sakit yang sedang menderita kesakitan dan ia
disisi Allah adalah terkutuk dan dimurkai.
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam skripsi ini adalah: 
1). Bagaimana pengertian sombong dalam Al-Quran? 2). Bagaimana ciri manusia 
sombong dan dampak negatif sifat sombong, serta penyembuhan sifat sombong?, 3. 
Bagaimana penafsiran Syekh Imᾱm Al Qurtubi tentang ayat-ayat kriteria manusia
sombong dalam Al-Qur'an? Adapun tujuan dari skripsi ini adalah : 1). Untuk
mengetahui pengertian sombong dalam Al-Quran;2).Untuk mengetahui ciri manusia 
sombong dan dampak negatif sifat sombong dan penyembuhan sifat sombong, 3. Untuk
mengetahui penafsiran Al Qurtubi mengenai ayat-ayat kriteria manusia sombong.
Dalam skripsi ini penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan (library 
research) yaitu mengumpulkan data dan informasi dengan bantuan bermacam-macam 
materi, kemudian selanjutnya data dianalisa dengan menggunakan metode tematik, 
yaitu metode pengumupulan ayat-ayat dengan satu tema yang kemudian ditafsirkan 
menurut pandangan Al Qurtubi.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa:
pengertian sombong adalah suatu sifat yang ada dalam jiwa yang tumbuh dari 
penglihatan nafsu dan tampak dalam perbuatan lahir. Adapun ciri manusia sombong 
adalah: 1. Pamer suka memuji diri dan membanggakan kemuliaan dirinya, 2. 
Meremehkan orang lain, 3. Suka mencela dan mengkritik orang lain, 4. Memalingkan 
muka ketika bertemu seseorang, 5. Berjalan disertai dengan jiwa keangkuhan , 6. 
Berlaga dalam bicara, 7. Memalingkan muka ketika bertemu seseorang dengan tujuan 
sombong, 8. Berlebih-lebihan dalam berpakaian. Dampak negatif dan cara
menghindarinya adalah: 1.Bahaya pada diri sendiri, 2.Tidak suka menerima kritikan dan
masukan, 3.Tidak suka melihat orang lain bahagia, 4.Menolak kebenaran, 5.Dibenci
oleh Allah, 6.Menghancurkan amal Sholeh, 7.Merusak pergaulan manusia,
8.Kesombongan bermakna melihat pribadinya sangat mulia. Carameng hindaridari
kriteria manusia sombong kita bias lakukan keimanan yang benar kepada Allah SWT,
rajin beribadah, ikhlas, memperbanyak rasa bersyukur, bersikap tawadhu.
Didalam Tafsir Al-Jᾱmi‘Li Aḥkᾱm Al-Qur‘ᾱn menurut penafsiran Al
Qurṭubi tentang kriteria manusia sombong, kita sebagai umat Islam diajarkan untuk
melakukan kebenaran dan tidak melakukan kesombongan terhadap Allah, Nabi dan
Rasul serta terhadap sesama manusia, apa yang harus kita sombongkan di Dunia pada
hakikatnya isi seluruh alam adalah ciptaan (amanah) Allah SWT, lakukanlah apa yang
seharusnya kita lakukan dan yang oleh perintahkan serta larangan-Nya. Pada penafsiran
Tafsir Al-Jᾱmi‘Li Aḥkᾱm Al-Qur‘ᾱn terdapat hadis-hadis dan pendapat para ulama
sebagai penguat untuk menjelaskan dan menafsirkan ayat-ayat yang disebutkan.</note>
<subject authority=""><topic>Tafsir Al-Jᾱmi‘Li Aḥkᾱm Al-Qur‟ᾱn</topic></subject>
<classification>2x1.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 467</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI IAT 467</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 467</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>24985</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-11 11:30:09</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-11 11:30:34</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>