<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24971">
<titleInfo>
<title>PANDANGAN ULAMA MADZHAB
TENTANG HADITS-HADITS
WALI NIKAH</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siti Rosikhoh</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 109 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian dalam skripsi ini dilatar belakangi dengan pembahasan tentang wali nikah dengan segi pandang hadits, yang dalam pernikahan memiliki banyak perbedaan pandangan mengenai wali nikah. Ulama Hanafi dan Syafi’I memiliki perbedaan pandangan, yaitu ulama hanafiyah memandang menikah harus menggunakan wali dalam akad pernikahan asalkan wanitanya tidak sekufu’ dengan calon suaminya. Ulama Syafi’iyah harus menghadirkan wali dalam penikahannya baik wanita itu gadis maupun janda.
Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana Pandangan Ulama tentang Hadis-Hadis Wali Nikah? 2) Bagaimana Perbedaan antara Ulama Madzhab terhadap Hadis dalam Wali Nikah?
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pandangan Ulama tentang Hadits-Hadits Wali Nikah. 2) Untuk mengetahui perbedaan Ulama Madzhab terhadap Hadits-Hadits tentang Wali Nikah.
Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode penelitian kepustakaan dengan metode deskriptif analisis dengan pendekatan hadis tematik. (pendekatan hadis dengan memilih hadis-hadis yang hanya berkaitan dengan tema/ judul skripsi) Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: dalam pandangan ulama madzhab hadits-hadits dalam wali nikah itu mempunyai peran penting bagi pernikahan wanita gadis maupun janda yang mana pernikahan tidak akan terjadi tanpa adanya wali nikah, akan tetapi jika wanita tersebut menolak dengan pilihan wali makacalun suaminya harus sekufu’ (sepadan).</note>
<subject authority=""><topic>ULAMA MADZHAB, HADITS WALI NIKAH</topic></subject>
<classification>2x2.34</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IH 74</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI IH 74</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IH 74</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>24971</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-10 14:12:24</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-10 14:12:50</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>