<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24939">
<titleInfo>
<title>RITUAL NAPE PADA TRADISI SELAMETAN
DI MASYARAKAT DESA PURWADADI, KECAMATAN LEBAK WANGI, SERANG, BANTEN</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IPAH SARIPAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii + 105 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Skripsi ini membahas tentang asal usul dan fungsi dari Ritual Nape yang dijadikan sebagai sajian makanan tradisional dalam tradisi selametan masyarakat desa Purwadadi, kecamatan Lebak Wangi Serang, Banten. penelitian ini difokuskan pada pelaksanaan Ritual Nape yang memiliki banyak mitos. Dan juga bagaimana makanan ini menjadi komponen penting dalam tradisi selametan tersebut. Berdasarkan latar belakang diatas, perumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: (1). Bagaimana kondisi objektif desa Purwadadi? (2). Bagaimana proses pelaksanaan ritual nape pada tradisi selametan di Purwadadi? (3). Bagaimana fungsi ritual nape pada tradisi selametan masyarakat di Purwadadi?. Lalu Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: (1). Untuk mengetahui kodisi objektif desa Purwadadi. (2). Untuk mengetauhi pelaksanaan ritual nape meliputi prosesi penyajian yang digunakan pada tradisi selametan masyarakat Purwadadi. (3). Untuk mengetahui fungsi ritual nape pada tradisi masyarakat di Purwadadi.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kebudayaan melalui pendekatan antropologis yang meliputi: 1. penentuan lokasi penelitian, 2. teknik pengumpulan data diantaranya kajian kepustakaan, dan wawancara mendalam, 3. Teknik analisis data. Berdasarkan hasil pembahasan skripsi ini dapat disimpulkan Ritual Nape adalah budaya membuat makanan tradisional secara bersama-sama. Sehingga budaya ini memiliki berbagai nilai yaitu nilai religi dan nilai sosial.
Nilai religi yang digambarkan diambil dari fungsi nape sebagai suatu sedekah dari pemilik hajat yang dipercaya sebagai suatu bentuk ibadah. Dan nilai sosial tergambar dalam bentuk solidaritas sosial yang terus dibangun dan dijaga persaudaraannya dalam sistem kebersamaan. Dari semua fungsi ritual nape memberikan karakteristik sendiri terhadap masyarakat Purwadadi yang masih memegang kuat warisan leluruh secara turun menurun. Hal ini berdampak sangat baik terhadap eksistensi makanan tradisional di Banten sehingga dapat menjadi warisan budaya.</note>
<subject authority=""><topic>RADISI SELAMETAN DI MASYARAKAT</topic></subject>
<classification>301</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI SPI 488</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI SPI 488</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI SPI 488</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>24939</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-08 11:18:23</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-08 11:18:41</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>