Detail Cantuman Kembali

XML

CLEINT CENTERED COUNSELING UNTUK MENGURANGI STRES MENGHADAPI RUMAH TANGGA AKIBAT PERNIKAHAN DINI (Studi Kasus di Kecamatan Menes-Pandeglang)


Beberapa pernikahan terjadi bukan karena sudah siap menikah melainkan karena tuntutan keadaan atau karena melakukan hubungan seksual pra nikah sehingga mereka tidak mempunyai kesiapan mental psikologis untuk menghadapi permasalahan pasca menikah di usia remaja nya. Seperti permasalahan yang dihadapi oleh informan penulis berinisial DN, DP, T dan I. Masalah yang dialami oleh informan penulis diantaranya yaitu kesulitan ekonomi, sulitnya mengurus anak, permasalahan dengan keluarga, dan life changing yang dialami para infroman. Permasalahan itu mengakibatkan timbulnya stres pada individu menikah dini ini. Oleh karena itu, penulis menerapkan Client Centered Counseling untuk mengurangi stress tersebut.
Berdasarkan uraian di atas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana kondisi stress yang dialami oleh pasangan yang menikah dini di Kecamatan Menes 2) Bagaimana penerapan client centered counseling untuk mengurangi stres menghadapi rumah tangga akibat pernikahan 3) Bagaimana hasil penerapan client centered counseling dalam mengurangi stres menghadapi rumah tangga akibat pernikahan.
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui kondisi stress yang dialami pasangan yang menikah dini 2) Untuk mengetahui penerapan client centered counseling untuk mengurangi stres menghadapi rumah tangga akibat pernikahan 3) Untuk mengetahui hasil penerapan client centered counseling untuk mengurangi stres menghadapi rumah tangga akibat pernikahan.
Metode penelitian ini menggunakan kualitatif tindakan yang dilaksamalan di Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang-Banten, dengan 4 informan yang mengalami gejala stress menghadapi rumah tangga akibat pernikahan dini. Adapun keempat informan tersebut adalah DN, DP, T dan I. Peneliti juga menggunakan teknik pengumpulan data dengan teknik observasi dan wawancara. Selain melakukan penelitian, peneliti juga melakukan konseling melalui pendekatan Client centered Counseling dengan teknik emphaty, positif regard dan congruence.
Penelitian ini mengunakan 4 tahapan yaitu tahap I (Attending), tahap II (Identifikasi masalah) tahap III (Ekspolorsi ide dan perasaan) tahap IV (Evaluasi). Dalam penelitian ini mengungkapkan gejala stress terhadap 4 infroman yang masing-masing mengalami gejala psikologis dan fisiologisnya. Setelah dilakukannya konseling dengan penerapan client centered counseling menunjukan perubahan yang baik kepada masing masing infroman dengan berkurangnya gejala stress yang dialami oleh masing-masing responden.
Laila Maghfira - Personal Name
SKRIPSI BKI 665
152
Text
Indonesia
2022
Serang Banten
xv + 90 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...