<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24682">
<titleInfo>
<title>TERAPI SALAT DHUHA UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN SANTRI DALAM MENGHAFAL KITAB ALFIYAH
(Studi Kasus di Pondok Pesantren At-Thahiriyah Kota Serang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Suci Nur Isha</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 79 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Saat para santri diberikan hafalan kitab alfiyah oleh ustaz ada beberapa santri yang mengalami kecemasan dalam menghafal kitab alfiyah. Dalam hal menghafal kitab alfiyah tentu akan mengalami kesulitan dan menimbulkan masalah kecemasan, baik itu datangnya dari diri sendiri, maupun dari luar. Untuk penanganan peneliti menggunakan terapi salat dhuha yang dilakukan peneliti kepada responden.
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1). Bagaimana bentuk gejala kecemasan yang dialami santri ketika menghafal kitab alfiyah? 2). Bagaimana penerapan terapi salat dhuha untuk menurunkan kecemasan santri dalam menghafal kitab alfiyah? 3). Bagaimana hasil dari terapi salat dhuha untuk menurunkan kecemasan santri dalam menghafal kitab alfiyah?. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket dan dokumentasi.
Adapun bentuk kecemasan yang dialami oleh kelima responden tersebut diantaranya gejala fisik meliputi sulit tidur, tangan berkeringat, detak jantung berubah semakin cepat dan gejala kognitif meliputi sulit berkonsentrasi, merasa khawatir dan kurang percaya diri. Proses konseling terdiri dari 4 tahap pertemuan, yaitu tahap awal berupa perkenalan responden. Tahap kedua, diskusi mengenai permasalahan yang dialami responden dalam menghafal. Tahap ketiga, menanyakan hasil penerapan terapi salat dhuha pada tahap sesi konseling. Tahap keempat, evaluasi, pesan kesan, dan motivasi. Hasil dari penerapan terapi salat dhuha kepada lima responden yang mengalami kecemasan dalam menghafal kitab alfiyah sudah mengalami perubahan dalam menurunkan rasa cemas setelah melakukan empat tahap pertemuan.</note>
<subject authority=""><topic>TERAPI SALAT DHUHA, MENURUNKAN KECEMASAN</topic></subject>
<classification>2x7.15</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 675</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 675</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 675</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>24682</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-14 10:02:49</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-14 10:03:12</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>