<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24680">
<titleInfo>
<title>Penerapan Konseling Realitas dalam Mengatasi Kepercayaan Diri pada Anak Berkebutuhan Khusus di SKh Negeri 01 Pembina Pandeglang (Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Indria Shuffah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 114 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang memiliki kebutuhan berbeda dengan 
manusia pada umumnya, salah satu anak berkebutuhan khusus adalah tunanetra. Di 
Indonesia terdapat banyak anak-anak penyandang tunanetra yang perlu diperhatikan oleh 
unsur pemerintah dan masyarakat sekitar. Namun pada kenyataannya anak berkebutuhan 
khusus cenderung lebih dikucilkan, dihina, dianggap sebelah mata dan diejek secara 
terang-terangan. Hal-hal tersebut dapat merampas rasa percaya diri pada anak 
berkebutuhan khusus dan dapat menimbulkan perasaan tidak berharga karena kondisi fisik 
mereka yang berbeda dengan orang lain yang menimbulkan perasaan tidak aman dan tidak 
percaya diri.
Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini 
adalah: 1) Bagaimana kepercayaan diri anak berkebutuhan khusus di SKh Negeri 01 
Pembina Pandeglang? 2) Bagaimana penerapan konseling realitas dalam mengatasi 
kepercayaan diri pada anak berkebutuhan khusus di SKh Negeri 01 Pembina Pandeglang? 
3) Bagaimana kepercayaan diri setelah melaksanakan konseling realita? 
Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui kepercayaan diri terhadap anak 
berkebutuhan khusus di SKh Negeri 01 Pembina Pandeglang. 2) Untuk mengetahui 
penerapan konseling realitas dalam mengatasi kepercayaan diri terhadap anak 
berkebutuhan khusus di SKh Negeri 01 Pembina Pandeglang. 3) Untuk mengetahui 
kepercayaan diri setelah melaksanakan konseling realita.
Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan tindakan 
konseling individu dengan pendekatan Konseling Realitas dengan teknik WDEP, 
sedangkan teknik pengumpulan datanya dengan menggunakan metode observasi, 
wawancara, dan dokumentasi. Jumlah partisipan tiga orang klien yang terindikasi.
Dalam proses penerapannya, peneliti melakukan konseling individual, penerapan 
konseling realitas dengan menggunakan tahapan WDEP, yaitu tahap want, doing, 
evaluation, planning.
Dalam penelitian ini, penulis menemukan beberapa macam kondisi psikologis. 
Pertama, rendahnya kepercayaan diri yang timbul pada tiga klien seperti malu bertanya, 
tidak menerima dirinya, tidak bisa hidup mandiri, tidak berani tampil didepan umum. 
Kedua, penerapan konseling realitas menggunakan teknik WDEP kepada ketiga klien UN, 
AU, dan AD. Tahap pertama adalah membina hubungan baik dengan klien, tahap kedua 
mengeksplorasi kebutuhan dan keinginan klien. Tahap ketiga mengeksplorasi arah dan 
tindakan. Tahap keempat adalah evaluasi. Pertemuan setiap kliennya berbeda-beda, klien 
UN ada empat kali pertemuan, klien AU dan AD ada tiga kali pertemuan. Ketiga, hasil 
dari penerapan setelah konseling ini yaitu terlihat dan terbukti bahwa klien sudah tidak 
malu untuk bertanya, tidak bergantung pada orang lain, berani tampil didepan umum, dan 
menerima dirinya sendiri.</note>
<classification>155</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 666</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 666</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 666</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>24680</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-14 08:46:32</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-16 09:51:17</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>