<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24464">
<titleInfo>
<title>Penerapan Teknik Rational Emotive Therapy (RET) dalam 
Mengurangi Kecemasan pada Penderita Diabetes Mellitus (Studi 
Kasus di Kel. Banjar Agung, Kec. Cipocok Jaya, Serang - Banten)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siti Ummy Waroqa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>UIN SMH  BANTEN</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 96 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Diabtes Mellitus merupakan penyakit yang bersifat kronik dan 
tidak dapat disembuhkan. Penderita diabetes mengalami banyak perubahan 
dalam hidupnya. Perubahan dalam hidup yang mendadak membuat 
penderita diabetes menunjukan beberapa reaksi psikologis yang negatif di 
antaranya adalah kecemasan. Gangguan kecemasan merupakan penyakit 
penyerta yang sering muncul pada penderita diabtes.
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam 
penelitian ini adalah: 1) bagaimana kondisi kecemasan pada penderita 
diabetes mellitus? 2) bagaimana penerapan teknik Rational Emotive 
Therapy dalam mengurangi kecemasan pada penderita diabetes mellitus? 
3) bagaimana hasil penerapan teknik Rational Emotive Therapy dalam 
mengurangi kecemasan pada penderita diabetes mellitus?.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) untuk mengetahui bagaimana 
kondisi kecemasan pada penderita diabetes mellitus. 2) untuk menjelaskan 
penerapan teknik Rational Emotive Therapy dalam mengurangi kecemasan 
pada penderita diabetes mellitus. 3) untuk menjelaskan efektivitas teknik 
Rational Emotive Therapy dalam mengurangi kecemasan pada penderita 
diabetes mellitus.
Metode yang digunakan adalah metode kualitatif tindakan dan tindakan 
pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, 
dokumentasi, dan tindakan. Penelitian dilaksanakan mulai 2 Juni 2020 – 3 
Juli 2020. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 4 responden.
Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah: 1) gejala 
kecemasan penderita diabetes mellitus adalah sebagai berikut: cemas, 
takut, sering khawatir dengan penyakit yang dialami, merasa khawatir 
tanpa alasan (suatu hal yang belum terjadi: meninggal), gangguan dalam 
bersosialisasi dengan orang lain, mudah menangis. 2) tahapan penerapan 
konseling Rational Emotive Therapy untuk mengurangi kecemasan pada 
penderita diabetes mellitus dilakukan dengan tahap-tahap sebagai berikut: 
a). Tahap awal, attending. b). Tahap kedua, assesment c). Tahap ketiga, 
pada tahap ini konselor menerapan teknik yang sesuai dengan apa yang 
dialami responden. 3) Penerapan konseling Rational Emotive Therapy
dalam Mengurangi Kecemasan Pada penderita Diabetes Mellitus 
berdampak positif kepada para responden. Hal ini dapat dilihat dari 
perubahan yang dialami ke empat responden sendiri responden perlahan 
mampu merubah pola pikir dan perasaan khawatir nya terhadap penyakit 
yang dialami, perasaan khawatir yang tidak beralasan, khawatir dengan 
keluarga dan responden mampu menerima penyakit yang dialami dan lebih 
bersemangat untuk sembuh, responden tidak mudah menangis dan merasa 
dirinya lebih baik.</note>
<classification>370</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 678</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 678</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 678</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>24464</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-26 14:08:08</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-22 13:34:31</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>