<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24205">
<titleInfo>
<title>Implikasi Sistem Presidential Threshold Terhadap Pemilihan Presiden Dan Wakil Presiden Secara Langsung Tahun 2019 (Studi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017
Tentang Pemilihan Umum)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Abu Hamid Mu’thi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>UIN SMH  BANTEN</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>x + 156 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Mulai tahun 2019, Indonesia menggelar pemilu secara
serentak, yang mana pemilu legislatif dan eksekutif digelar secara
bersamaan. Adapun pelaksanaan pemilu legislatif dan eksekutif
secara serentak ini sebenarnya amanat dari putusan MK Nomor
14/PUU-IX/2013. Keserentakan pemilu ini kemudian berhadapan
dengan adanya ketentuan ambang batas pencalonan Presiden dan
Wakil Presiden (Presidential Threshold) yang tertuang pada pasal
222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
Rumusaan masalah dari penelitian ini adalah: 1. Bagaimana
Implikasi Sistem Presidential Threshold Terhadap Pemilihan
Presiden Dan Wakil Presiden Secara Langsung Tahun 2019?, 2. Apa
yang melatarbelakangi 20% ambang batas dalam pencalonan
Presiden Dan Wakil Presiden Tahun 2019? Tujuan penelitian ini
adalah:1. Untuk memaparkan Implikasi adanya Sistem Presidential
Threshold Terhadap Pemilihan Presiden Dan Wakil Presiden Secara
Langsung Tahun 2019?, 2. Untuk mengetahui latar belakang dua
puluh persen (20%) ambang batas dalam pencalonan Presiden Dan
Wakil Presiden pada Pemilu Tahun 2019?
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan
metode yuridis normatif melalui pendekatan perundang-undangan
(Statute Approach) dan pendekatan historis (Historical Approach).
Sumber hukum penelitian berasal dari hukum primer, sekunder dan
tersiser. Teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan. Dan
teknik analisis data menggunakan pendekatan yang bersifat induktif
dan disajikan dalam bentuk deskriftif.
Kesimpulan penelitian ini adalah 1. Mencederai dan
mendiskriminasikan partai politik dan menyalahi prinsip clear cut
separation of powers. 2. Usulan dari pemerintah dan didukung enam
partai politik yakni PDIP, PKB, PPP, GOLKAR, NASDEM DAN
HANURA.</note>
<subject authority=""><topic>presidential threshold, pemilihan presiden</topic></subject>
<classification>320</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HTN 339</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HTN 339</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HTN 339</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>24205</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-02 10:22:18</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-02 10:23:20</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>