<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24173">
<titleInfo>
<title>Perbedaan
Tingkat Kecemasan Berbicara Di Depan Umum Sebelum Dan Sesudah Layanan 
Bimbingan Kelompok” (Studi Eksperimen Pada Santri Pondok Pesantren Terpadu 
Nasyrul Ulum)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>QURRATUL AINI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>UIN SMH  BANTEN</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 79 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Kecemasan berbicara di depan umum hampir dialami oleh kalangan para 
santri yang baru menetap di lingkungan Pondok Pesantren, baik bagi pria maupun 
wanita dengan tingkat kecemasan yang berbeda-beda. Kecemasan berbicara di depan 
umum seringkali dianggap sebagai perasaan tidak menyenangkan yang 
mengakibatkan rasa takut, tegang dan khawatir. Oleh karena itu, individu merasa 
kesulitan dalam beradaptasi di lingkungan Pondok Pesantren yang mengakibatkan 
para santri tidak mampu belajar dengan efektif serta tidak bisa mengikuti berbagai 
kegiatan-kegiatan Pondok Pesantren dengan baik.
Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif, eksperimen pretest dan
posttest yang digunakan untuk mendapatkan gambaran tingkat kecemasan berbicara 
di depan umum sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok. Teknik 
pengumpulan data yang digunakan adalah, kuesioner (angket), observasi, dan 
dokumentasi. Kemudian untuk melihat suatu perbandingan ataupun perbedaan tingkat 
kecemasan berbicara di depan umum sebelum dan sesudah layanan bimbingan 
kelompok menggunakan rumus t-test. Jumlah responden dalam penelitian ini 
berjumlah 7 orang santri.
Berdasarkan perolehan hasil perhitungan analisis pretest, bahwa tingkat 
kecemasan berbicara di depan umum sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok
berada pada kategori tinggi dengan jumlah skor keseluruhan 637 dan skor rata-rata 
berjumlah 91. Sedangkan perolehan hasil perhitungan analisis posttest, bahwa tingkat 
kecemasan berbicara di depan umum setelah diberikan layanan bimbingan kelompok 
berada pada kategori rendah dengan jumlah skor keseluruhan 435 dan skor rata-rata 
berjumlah 62. Hasil uji tes “t” menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kategori 
tingkat kecemasan berbicara di depan umum sebelum dan sesudah layanan bimbingan 
kelompok bagi para santri di Pondok Pesantren Terpadu Nasyrul Ulum dengan 
perolehan tobservasi 7,05 &#62; 1,94 ttabel dengan taraf signifikansi 0,05. Maka dapat 
diinterpretasikan, menerima Ha dan menolak Ho</note>
<subject authority=""><topic>Layanan Bimbingan Kelompok, Santri, Kecemasan Berb</topic></subject>
<classification>302</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 633</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 633</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 633</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>24173</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-30 14:14:59</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-30 14:15:25</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>