<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24162">
<titleInfo>
<title>Konseling Realitas untuk Mengatasi Trauma pada Wanita yang Mengalami 
Toxic Relationship (Studi Kasus di Desa Cikoneng Kecamatan Anyer Kabupaten 
Serang-Banten)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Angela Patricia Soniya</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>UIN SMH  BANTEN</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 63 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Toxic relationship kerap dialami pada pasangan mulai dari usia muda 
maupun tua. Dampak dari toxic relationship pun bisa dialami pria maupun wanita. 
Toxic relationship terjadi pada hubungan yang tidak membahagiakan, dalam toxic 
relationship biasanya terjadi kekerasan baik kekerasan fisik, psikis, maupun seksual. 
Toxic relationship menyebabkan kedua subjek yang berada dalam penelitian ini 
mengalami gejala-gejala trauma. 
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian 
ini adalah: 1) Bagaimana gejala trauma yang diterima oleh wanita setelah ia berada 
dalam toxic relationship? 2) Bagaimana proses konseling realitas dalam upaya 
pengentasan trauma pada wanita yang mengalami toxic relationship menggunakan 
konseling realitas?
Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui gejala-gejala trauma yang dialami 
subjek. 2) Mengetahui proses atau tahapan bagaimana konseling realitas digunakan 
dalam pengentasan trauma pada wanita yang mengalami toxic relationship.
Metode yang digunakan adalah metode kualitatif-studi kasus yang bertujuan 
untuk memperoleh pengetahuan mendalam tentang peristiwa tersebut. Teknik 
pengumpulan data yang digunakan adalah; observasi, wawancara, dan studi 
dokumentasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2021 sampai dengan 
bulan Mei 2022, dengan jumlah responden 2 orang wanita yang mengalami trauma 
akibat toxic relationship. 
Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan dua kesimpulan: 1) 
kondisi psikologis yang dialami oleh 2 wanita yang mengalami trauma akibat toxic 
relationship yaitu mudah marah, mudah kaget, hypervigilance (terlalu waspada pada 
sesuatu), ketakutan, stress, dan banyak gejala-gejala lainnya. 2) Penerapan konseling 
realitas dilakukan sebanyak 5 pertemuan dengan tiga tahapan konseling, dengan 
menggunakan teknik WDEP (wants and needs, direction and doing, self evaluation 
and planning). Konseling realitas tidak dapat mengatasi trauma yang dialami subjek 
secara keseluruhan, tetapi konseling realitas yang dilakukan dapat mengurangi 
sebagian gejala-gejala trauma pada kedua subjek dan memunculkan hal positif pada 
perubahan pola pikir subjek tentang permasalahan yang dialaminya.</note>
<subject authority=""><topic>Konseling realitas, teknik WDEP, trauma, toxic rel</topic></subject>
<classification>150</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 651</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 651</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 651</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>24162</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-29 14:43:18</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-16 10:29:40</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>