<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24046">
<titleInfo>
<title>Tinjauan Hukum Islam Terhadap Adat Istiadat Yalil dalam Walimatul ‘Ursy” (Studi di Desa Teluk Terate Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ilham Fahreza</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>UIN SMH  BANTEN</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 96 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Pernikahan adalah fitrah manusia, dan Islam menganjurkan untuk melaksanakan pernikahan karena menikah merupakan naluri kemanusiaan. Karena itu, menikah selain untuk membentuk keluarga yang sakinah dan mawaddah, menikahpun mampu menyadarkan kita pada kebesaran-kebesaran Allah SWT. Sehingga kita akan terus giat dalam menjalankan ibadah kepada�Nya serta senantiasa menggunakan sabar dan syukur pada tempatnya. Di sebagian daerah dalam proses pernikahan terdapat adat dalam walimatul ‘ursy yang bermacam-macam. Adapun adat merupakan sebuah kebiasaan atau tradisi yang dilakukan suatu kelompok atau generasi secara turun temurun. Dalam penelitian ini agar mempermudah penelitian, penulis meneliti adat tradisi yalil yang ada di Desa Teluk Terate Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang Banten. Tradisi yalil ( buka pintu) sendiri merupakan sebuah proses setelah ijab qobul nikah, pelaksanaanya adalah dilakukan 2-6 orang tokoh yang paham isi dari yalil tersebut. Seiring berjalanya waktu, tradisi yalil ini sudah menjadi sebuah keharusan bagi masyarakat untuk melakukan proses yalil, jika tidak dilakukan maka dianggap proses perkawinan seseorang tersebut tidak afdol/tidak lengkap, bahkan tidak sedikit orang yang mengatakan tidak sah apabila proses yalil itu sendiri tidak dilaksanakan. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah : bagaimana pelaksanaan tradisi adat istiadat yalil dalam walimatul ‘ursy di Desa Teluk Terate Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang ?, bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap tradisi adat istiadat yalil dalam walimatul ‘ursy ? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan tradisi adat istiadat yalil dalam walimatul ‘ursy di Desa Teluk Terate Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang,</note>
<subject authority=""><topic>HUKUM ISLAM, ADAT YALIL, WALIMATUL URSY</topic></subject>
<classification>2X4.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 304</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HKI 304</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 304</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>24046</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-16 11:17:15</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-16 11:17:43</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>