<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24019">
<titleInfo>
<title>Tinjauan Kompilasi Hukum Islam Terhadap Praktik Penyelesaian Wali Adhol (Studi Kasus di Pengadilan Agama Serang),</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ella Susilawati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>UIN SMH  BANTEN</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii + 69 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Wali nikah adalah salah satu kewajiban mempelai wanita yang harus 
terpenuhi, karena wali nikah adalah salah satu rukun dan syarat sahnya suatu 
pernikahan. Wali secara umum artinya seseorang lantaran kedudukannya 
berwenang untuk bertindak terhadap dan atas nama orang lain. Ketika 
walinya adhol maka walinya tidak berpindah ke wali nasab, dalam praturan 
perundang-undangan kementrian Agama Nomor 30 Tahun 2005 tantang wali 
hakim, pasal 1 menjelaskan bahwa wali hakim adalah kepala kantor urusan 
agama yang ditunjuk oleh Mentri Agama untuk bertindak sebagai wali nikah 
bagi calon mempelai wanita yang tidak mempunyai wali. dan Kompilasi 
Hukum Islam Pasal 23 tentang wali hakim baru dapat bertindak sebagai wali
apabila wali nasab tidak ada atau mungkin tidak dapat menghadirkannya atau 
tidak diketahui tempat tinggalnya atau ghaib atau adhol atau enggan, maka 
wali hakim baru bertindak sebagai wali nikah setelah ada puntusan 
Pengadilan Agama tentang wali tersebut..
Perumusan masalahnya adalah : bagaimana praktek penyelesaian 
wali Adhol di Pengadilan Agama Serang? Bagaimana tinjauan Kompilasi 
Hukum Islam terhadap praktik penyelesaian wali adhol di Pengadilan Agama 
Serang ? Bagaimana Maqosidu Al-Syriah dalam putusan wali adhol?
Tujuan penelitian adalah : untuk mengetahui bagaimana praktik 
penyelesaian wali adhol di Pengadilan Agama Serang, untuk mengetahui 
tinjauan kompilasi hukum Islam terhadap praktik penyelesaian wali adhol di 
Pengadilan Agama Serang dan untuk mengetahui maqosidu al-syariah dalam 
putusan wali adhol.
Penelitian ini merupakan studi kasus (library research) dengan 
pendekatan kualitatif. Seluruh data dianalisis secara dedukatif komparatif. 
Kesimpulannya bahwa persoalan wali nikah yang hilang/ghoib tidak 
dipindahkan oleh wali nasab akan tetapi digantikan oleh wali hakim atau 
disebut dengan wali darurat, akan tetapi harus melewati prosedur yang sudah 
ditentukan dalam KHI pasal 23 dan Peraturan Menteri Agama Nomor 30 
Tahun 2005.</note>
<subject authority=""><topic>HUKUM ISLAM, WALI ADHOL</topic></subject>
<classification>2X4.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 311</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HKI 311</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 311</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>24019</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-11 14:43:27</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-11 14:43:49</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>