<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23928">
<titleInfo>
<title>PENGARUH PIUTANG ISTISHNA’ DAN 
PIUTANG QARDH TERHADAP LIKUIDITAS 
DAN KINERJA KEUANGAN BANK SYARIAH 
DI INDONESIA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siti Rohimah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 117 hlm. + 18 x 25</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini dilakukan pada Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah 
Mandiri, Bank Rakyat Indonesia Syariah, Bank Jabar Banten Syariah dan Bank 
Syariah Bukopin, untuk mengetahui apakah piutang istishna (X1) dan piutang 
qardh (X2) berpengaruh terhadap likuiditas (Y1) dan kinerja keuangan bank 
syariah (Y2) pada bank umum syariah periode 2013-2019.
Adapun perumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah piutang 
istishna dan piutang qardh berpengaruh secara parsial maupun simultan terhadap 
likuiditas dan kinerja keuangan bank syariah di Indonesia periode 2013-2019.
Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menguji adanya pengaruh 
piutang istishna dan piutang qardh berpengaruh secara parsial maupun simultan 
terhadap likuiditas dan kinerja keuangan bank syariah di Indonesia periode 2013-
2019.
Penelitian ini menggunakan Metode Analisis Deskriptif dan Uji Asumsi 
Klasik yang terdiri dari Uji Normalitas, Uji Multikolinearitas, Uji 
Heterokedastisitas dan Uji Autokorelasi. Selain itu menggunakan Metode
Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Koefisien Determinasi (R2
) dan Uji 
Hipotesis berupa Uji T dan Uji F.
Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa piutang istishna 
memiliki pengaruh negative dan signifikan terhadap likuiditas bank syariah 
menggunakan rasio FDR. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung lebih besar dari t 
tabel, yaitu -2,898 &#62; 2,037 dengan nilai signifikansi sebesar 0,007 lebih kecil dari 
0,05, Piutang qardh tidak berpengaruh terhadap likuiditas bank syariah 
menggunakan rasio FDR. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung lebih kecil dari t 
tabel 0,229 &#60; 2,037 dengan nilai signifikansi 0,821 lebih besar dari 0,05, Piutang 
istishna berpengaruh positif terhadap kinerja bank syariah menggunakan rasio 
ROE. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung lebih besar dari t tabel, yaitu 4,033 &#62; 
2,039 dengan nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05, Piutang qardh tidak 
berpengaruh terhadap kinerja bank syariah menggunakan rasio ROE. Hal ini 
dapat dilihat dari nilai t hitung lebih kecil dari t tabel, yaitu 1,344 &#60; 2,039 dengan 
nilai signifikansi sebesar 0,189 lebih besar dari 0,05, Piutang istishna dan piutang 
qardh secara simultan (bersama-sama) berpengaruh terhadap likuiditas bank 
syariah menggunakan rasio FDR. Hal ini dapat dilihat dari nilai F hitung lebih 
besar dari F tabel 4,373 &#62; 3,29, dengan nilai signifikansi sebesar 0,022 lebih kecil 
dari 0,05, Piutang istishna dan piutang qardh secara simultan berpengaruh 
terhadap kinerja bank syariah menggunakan rasio ROE. Hal ini dapat dilihat dari 
nilai F hitung lebih besar dari F tabel, yaitu 8,580 &#62; 3,30 dengan nilai signifikansi 
sebesar 0,001 lebih kecil dari 0,05. Adapun hasil perhitungan koefisien 
determinasi (R2
) adalah hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R square 
yaitu 0,226 atau 22,6% yang berarti piutang istishna dan piutang qardh terhadap 
FDR hanya berpengaruh sebesar 22,6%, sedangkan sisanya sebesar 77,4% 
dipengaruhi oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Sedangkan 
hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R square yaitu 0,372 atau 37,2% 
yang berarti piutang istishna dan piutang qardh terhadap ROE hanya berpengaruh 
sebesar 37,2%, sedangkan sisanya sebesar 62,8% dipengaruhi oleh faktor lain 
yang tidak diteliti dalam penelitian ini.</note>
<subject authority=""><topic>Bank Syariah di Indonesia</topic></subject>
<classification>2x4.27</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PBS 446</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PBS 446</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PBS 446</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>23928</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-03 14:33:17</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-03 14:34:12</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>