<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23921">
<titleInfo>
<title>Pembinaan Shalat Fardhu Pada Anak Autis di Sekolah Khusus (SKh) Negeri 02 Lebak</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Diana Putri Khairin</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>UIN SMH  BANTEN</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 116 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pembinaan shalat fardhu 
pada anak autis di Sekolah Khusus (SKh) Negeri 02 Lebak, untuk 
mengetahui bagaimana anak autis melaksanakan shalat fardhu di SKh Negeri 
02 Lebak. Latar belakang penelitian ini adalah anak autis memiliki gangguan 
perkembangan neurobiologis yang berat sehingga mempengaruhi fungsi 
otak, bagaimana anak belajar, berkomunikasi, berinteraksi dan juga memiliki 
gangguan perilaku, gangguan emosional, serta gangguan persespsi sensoris. 
Dalam pembelajaran PAI khususnya shalat fardhu, anak autis di Sekolah 
Khusus Negeri 02 Lebak masih keliru pada gerakan shalat dan belum 
sepenuhnya hafal bacaan shalat. Jadi bisa dikatakan bahwa kemampuan 
shalat fardhu anak autis tersebut masih tergolong rendah. Jenis penelitian 
yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode penelitian 
deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik 
wawancara, observasi dan dokumentasi. Kesimpulan yang diperoleh dari 
hasil penelitian adalah : 1) Pembinaan shalat fardhu pada anak autis cukup 
optimal. Meski siswa masih sering datang terlambat pada saat pembinaan, 
hal tersebut tidak begitu berpengaruh pada proses pembinaan. Karena 
pembinaan ini tetap berlanjut sehingga mampu memperbaiki beberapa 
kekeliruan siswa autis dalam melaksanakan shalat fardhu dan kemampuan 
shalat fardhu anak autis sedikit demi sedikit menjadi lebih meningkat 
dibandingkan dengan sebelumnya. 2) Anak autis sudah mulai hafal bacaanbacaan shalat serta tata cara shalat fardhu dari mulai berwudhu sebelum 
shalat, kemudian memulai shalat dengan mengucapkan niat shalat sampai 
pada akhir gerakan salam. Anak autis sudah mampu melaksanakan shalat 
fardhu secara mandiri, hanya saja masih ada siswa yang harus diberitahu atau 
diingatkan kembali untuk melaksanakan shalat fardhu sesuai waktunya.</note>
<subject authority=""><topic>Pembinaan, Shalat Fardhu, Anak Autis</topic></subject>
<classification>370</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PAI 3222</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PAI 3222</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PAI 3222</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>23921</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-03 10:48:26</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-03 10:48:49</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>