<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23916">
<titleInfo>
<title>Efektivitas Konseling Kelompok dengan Teknik Modelling untuk Meningkatkan Interaksi Sosial pada Remaja (di Pondok Pesantren Al-Mubarok).</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sakinah Widyaningrum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>UIN SMH  BANTEN</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii + 80 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Interaksi sosial merupakan sebuah proses dimana antar individu maupun kelompok melakukan kontak secara langsung. Pola interaksi sosial yang baik merupakan hal yang penting dalam kehidupan bersosial, keterampilan dalam pola interaksi sosial mampu membantu individu untuk menciptakan interaksi sosial yang baik. Namun, tidak sedikit dari kita cenderung tidak memiliki ketrampilan dalam membangun pola interaksi sosial yang baik sehingga terjadinya pola interaksi yang buruk terhadap lingkungan sekitar. Interaksi sosial yang rendah sering juga terjadi pada remaja, karena tidak sedikit dari remaja enggan untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar terutama yang tidak sama dengan latar belakangnya. Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti merasa penting untuk memberikan bantuan kepada remaja yang memiliki interaksi sosial rendah dengan memberikan treatment berupa konseling kelompok dengan teknik modelling untuk meningkatkan interaksi sosial pada remaja. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana hasil dari proses konseling kelompok dengan teknik modelling untuk meningkatkan interaksi sosial pada remaja di Pondok Pesantren Al-Mubarok? 2) Apakah konseling kelompok dengan teknik modelling efektif untuk meningkatkan interaksi sosial pada remaja di Pondok Pesantren Al-Mubarok? Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui hasil dari proses konseling kelompok dengan teknik modelling dalam meningkatkan interaksi sosial pada remaja di Pondok Pesantren Al-Mubarok. 2) Untuk mengetahui keefektivan konseling kelompok dengan teknik modelling dalam meningkatkan interaksi sosial pada remaja di Pondok Pesantren Al-Mubarok. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: observasi, angket/kuesioner, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan sejak Maret 2022 hingga Mei 2022. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah seluruh remaja madya di kelas 3 MTS yang berjumlah 45 santri.</note>
<subject authority=""><topic>Teknik modelling, remaja, interaksi sosial</topic></subject>
<classification>150</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 681</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 681</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 681</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>23916</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-02 14:39:56</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-02 14:40:20</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>