<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23906">
<titleInfo>
<title>I’tikaf di Masjid dalam Alquran.</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Faiz Amanullah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>UIN SMH  BANTEN</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii + 80 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>I’tikaf adalah menetap dalam masjid umum untuk bertaqarrub 
dalam jumlah terbatas dengan bershaum yang di niati dan dilakukan 
secara berkesinambungan minimal sehari semalam serta tidak boleh 
keluar kecuali untuk shalat jumat atau keperluan tertentu yang 
dilarang untuk dilakukan di dalam masjid seperti buang air kecil 
atau besar.
Perumusan masalahnya adalah: 1).Bagaimanakah konsep alqur’an mengenai itikaf? 2).Bagaimanakah penafsiran Ibnu Katsir 
dan Wahbah Zuhaily mengenai ayat ayat i’tikaf? 3). Apa persaman 
dan perbedaan penafsiran antar Ibnu Katsir dan Wahbah Zuhaily 
dalam pemaknaan ayat-ayat Itikaf?
Tujuan penelitian ini adalah: Mengetahui konsep al-qur’an 
mengenai itikaf. Memahami penafsiran tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir 
Al Munir Karya Wahbah Az Zuhaili
Penelitian ini merupakan studi penelitian kepustakaan (Library 
Research) atau tinjauan pustaka ini maksudnya yaitu merujuk suatu 
buku atau literatur yang setidak-tidaknya, membahas materi atau 
dasar hukum yang berkaitan dengan tema yang akan di bahas 
tersebut.
Kesimpulan konsep alquran tentang i’tikaf itu tidak lain 
adalah shalat di dalam masjid, baik shalat secara hakiki maupun 
secara hukum.Yang dimaksud shalat secara hakiki adalah shalat 
fardhu lima waktu dan juga shalat-shalat sunnah lainnya. 
Sedangkan yang dimaksud dengan shalat secara hukum adalah 
menunggu datangnya waktu shalat di dalam masjid. Berdasarkan 
uraian diatas Rasulullah Saw selalu beri’tikaf di dalam masjid. Di 
sunnahkan bagi orang yang beri’tikaf untuk menyibukkan diri 
dengan segala bentuk ketaatan kepada allah, seperti shalat, 
membaca alquran, mengucapkan tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir, 
beristigfar, membaca shalawat atas rasulullah, berdo’a, menurut 
ilmu dan yang lainnya.</note>
<subject authority=""><topic>I'tikaf, Al-Quran</topic></subject>
<classification>2x1</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 466</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI IAT 466</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 466</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>23906</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-08-02 11:07:07</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-08-02 11:07:34</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>