<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23884">
<titleInfo>
<title>Manajemen Layanan Bimbingan Konseling Dalam Mengatasi Kenakalan Siswa</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nahjudin Tirta</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>UIN SMH  BANTEN</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xi + 96 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen 
bimbingan konseling dalam mengatasi kenakalan siswa di sekolah.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil 
tempat di SMAN 1 Pontang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 
Pertama, Kenakalan siswa yang terjadi di SMAN 1 Pontang masih 
tergolong ringan diantaranya seperti, membolos, merokok dan tidak 
mengerjakan tugas. Kedua, Pelaksanaan layanan bimbingan konseling 
di SMAN 1 Pontang sudah cukup baik. Dalam menanggulangi 
kenakalan siswa di SMAN 1 Pontang terdapat program-program 
seperti: tindakan preventif (pencegahan) dan juga tindakan yang 
bersifat kuratif (penyembuhan atau pengentasan), terdapat juga layanan 
konseling dalam menanggulangi kenakalan siswa meliputi: a) layanan 
konseling individu, dimana layanan konseling individu dilaksanakan 
dengan cara tatap muka (face to face) antara guru BK dengan siswa 
yang di dalamnya membahas tentang permasalahan yang sifatnya 
pribadi, b) layanan kunjungan rumah dan pemanggilan orang tua, 
dimana layanan ini digunakan saat kondisi tertentu. Dalam proses 
pelaksanaan bimbingan terdapat tahapan-tahapan diantaranya: 
perencanaan dan asessment, penetapan tujuan, pelaksanaan bimbingan 
dan evaluasi. Ketiga, kenakalan siswa setelah mendapat bimbingan 
konseling, terdapat perubahan yang terjadi kepada siswa setelah 
mendapat bimbingan seperti: a) siswa yang membolos kini sudah 
meninggalakan kebiasaan buruknya tersebut dan menjadi rajin b) siswa 
yang merokok bisa secara perlahan meninggalkan kebiasaan merokok 
dan beralih dengan menabung setalah diberikan bimbingan dan arahan
c) siswa yang tidak mengerjakan tugas menjadi rajin dan bisa 
mengerjakan tugas dengan bantuan bimbingan belajar dan juga sudah 
mampu bersosialisasi dengan temannya. Dengan perubahan sikap siswa 
tersebut menjadi acuan bahwa bimbingan konseling cukup efektif 
dalam mengatasi kenakalan siswa. Semoga dengan diadaknnya 
penelitian tentang manajemen layanan bimbingan konseling ini
pelayanan bimbingan konseling dalam mengatasi kenakalan siswa di 
SMAN 1 Pontang lebih maksimal dan lebih baik.</note>
<subject authority=""><topic>bimbingan konseling, kenakalan siswa, manajemen,  </topic></subject>
<classification>2x7.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI MPI 195</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI MPI 195</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI MPI 195</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>23884</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-07-21 10:54:07</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-07-21 10:54:34</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>