<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23875">
<titleInfo>
<title>STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM
PENERAPAN FULL DAY SCHOOL DI SMA
NEGERI 19 KABUPATEN TANGERANG</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dewi Ratna Widyanti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 125 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam penerapan full day school, mulai dari perencanaan, penerapan, faktor pendukung dan penghambat, serta strategi kepala sekolah. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 19 Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumen. Informan penelitian adalah kepala sekolah, wakabid kurikulum, dan guru. Instrumen penelitian peneliti, yaitu: pedoman wawancara dan pedoman observasi. Analisis data meliputi reduksi dan penyajian data serta penarikan kesimpulan. Langkah untuk menguji keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil analisis data yang telah temukan dari penelitian ini antara lain: perencanaan program full day school dilakukan dengan penetapan sasaran, program, dan penentuan indikator keberhasilan program yang melibatkan seluruh stakeholder sekolah untuk bekerja sama. Penerapan full day school berjalan optimal dalam proses pembelajaran, dengan menentukan kegiatan dan menyusun jadwal yang telah dirancang oleh kepala sekolah dan para guru untuk meningkatkan kualitas sekolah. Faktor pendukung full day school di SMAN 19 Kabupaten Tangerang yaitu, sarana dan prasarana, tenaga pendidik dan kependidikan serta dukungan orang tua siswa. Faktor penghambat penerapan full day school yaitu, kurangnya komunikasi antara kepala sekolah dengan guru maupun dengan orang tua siswa, dan banyak siswa yang merasa jenuh maupun bosan, serta sebagian orang tua siswa kurang mendukung. Strategi yang digunakan kepala sekolah untuk meminimalisir hambatan yang terjadi dalam penerapan program full day school yaitu dengan bekerja sama antara jajaran di sekolah serta menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik antara guru, orang tua siswa dan siswa untuk mewujudkan kualitas mutu pendidikan yang unggul dan meningkatnya prestasi dan kemampuan siswa.</note>
<subject authority=""><topic>Penerapan Full Day School</topic></subject>
<classification>2x7.31</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI MPI 151</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI MPI 151</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI MPI 151</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>23875</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-07-20 10:14:59</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-07-20 10:15:25</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>