<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23706">
<titleInfo>
<title>Tinjauan Hukum Islam Terhadap Sewa-menyewa Yang Bukan Hak Milik Pada LOS</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Iik Nurhikmah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>UIN SMH  BANTEN</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii + 77 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Pasar tradisional merupakan pasar memiliki aktivitas jual beli 
yang sederhana, dapat terjadi tawar menawar dan melakukan 
pembayaran secara tunai. Pasar tradisional merupakan wadah bagi 
masyarakat dalam berdagang dengan menyewa lapak, kios ataupun los 
sebagai sarana atau tempat untuk berdagang. Pelaksanaan sewamenyewa los yaitu dengan cara pedagang datang ke kantor pengelola, 
kemudian melakukan perjanjian sewa-menyewa atau ijarah. Setelah 
melakukan pembayaran pedagang serta mendapat surat izin pakai maka 
pedagang dapat langsung menempati los yang digunakan untuk 
berjualan berbagai kebutuhan. Transaksi ini merupakan objek yang 
dimanfaatkan, barang yang dimanfaatkan merupakan milik orang lain 
yang tidak bisa dipindah tangankan.
Berdasarkan latar belakang di atas, permasalahan dalam 
penelitian ini adalah mekanisme transaksi dalam praktek sewamenyewa di Pasar Tradisional Sentiong kemudian, Tinjauan Hukum 
Islam terhadap LOS yang disewakan kembali. Penelitian ini bertujuan 
untuk memahami sistem sewa-menyewa pada LOS di Pasar Tradisional 
Sentiong, untuk memahami sewa-menyewa LOS yang disewakan 
kembali di Pasar Tradisional Sentiong menurut tinjauan hukum Islam.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif 
deskriptif, yakni penulis mendeskripsikan data secara objektif. Jenis 
penelitian yang penulis lakukan merupakan penelitian lapangan. Teknik 
pengumpulan data dengan observasi di Pasar Tradisional Sentiong, 
wawancara dengan pihak pengelola pasar dan pedagang, serta 
dokumentasi berupa foto. Teknik analisis berdasarkan data yang 
diperoleh kemudian dikembangkan menjadi kesimpulan.
Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan diperoleh 
kesimpulan sebagai berikut: Pada praktek sewa-menyewa los di Pasar 
Tradisional Sentiong sistem pelaksanaannya adalah pedagang 
mendatangi pihak pengelola pasar kemudian melakukan perjanjian 
sewa sesuai kesepakatan kedua belah pihak mengenai ketetapan harga 
sewa yang harus dibayar oleh penyewa. Dalam perjanjian tersebut 
pedagang hanya memiliki hak sewa yang tidak boleh dipindah 
tangankan, disewakan, maupun diperjual belikan. Dalam hukum Islam 
menyewakan barang sewaan sah apabila memenuhi rukun dan syarat. 
Dalam hukum Islam praktik menyewakan barang sewaan di Pasar 
Tradisional Sentiong tiak dapat dikatakan sah karena melanggar 
komitmen terhadap perjanjian.</note>
<subject authority=""><topic>sewa-menyewa, akad ijarah, pasar, transaksi</topic></subject>
<classification>2x4</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 476</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HES 476</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 476</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>23706</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-07-06 11:11:14</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-07-06 11:12:20</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>