<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23665">
<titleInfo>
<title>Pengaruh Impor Beras dan Ekspor Beras Terhadap Inflasi di Indonesia tahun 2014 – 2018</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Maksus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 73</extent>
</physicalDescription>
<note>Fenomena inflasi selalu menjadi pusat perhatian para ekonom, karena 
dampaknya yang akan sangat merugikan jika tidak dikendalikan dengan baik. 
Hampir setiap negara selalu melakukan upaya dalam hal penanggulangan 
inflasi agar tidak berdampak buruk bagi pertumbuhan ekonomi. Begitupun 
dengan Indonesia, berbagai kebijakan dilakukan pemerintah untuk mencegah 
terjadinya dampak buruk inflasi. Sebagai negara agraris, Indonesia memiliki 
kekayaan alam agraria yang sangat luas terutama sektor pertanian padi atau 
beras. Meski begitu, faktanya indonesia justru memiliki tren dan volume impor 
beras yang tinggi hingga mencapai jutaan ton dibandingkan dengan tren ekspor 
berasnya yang hanya mencapai ribuan ton. Upaya pemerintah dalam menjaga 
pertumbuhan ekonomi serta menjaga tingkat kestabilan harga-harga melalui 
inflasi menjadi pendorong dilakukannya penelitian ini.
Perumusan masalah dalam penelitian ini ialah 1). Apakah ada pengaruh 
antara Impor Beras terhadap Inflasi di Indonesia. 2). Apakah ada pengaruh 
antara Ekspor Beras terhadap Inflasi di Indonesia. 3). Seberapa signifikan 
pengaruh Impor Beras dan Ekspor Beras terhadap Inflasi di Indonesia.
Tujuan penelitian ini dilakukan adalah: 1). Untuk mengetahui pengaruh 
impor beras terhadap inflasi di indoenesia. 2). Untuk mengetahui pengaruh 
ekspor beras terhadap inflasi di indoenesia. 3). Untuk mengetahui dan 
menganalisis besaran pengaruh beberapa variabel tersebut (impor beras dan 
ekspor beras) terhadap inflasi di indonesia.
Metode dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier 
berganda. Pertama, dilakukuan terlebih dahulu uji asumsi klasik diantaranya 
uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji
autokorelasi. Kemudian menggunakan uji hipotesis diantaranya uji t, uji F, 
koefisien korelasi dan koefisien determinasi.
Kesimpulannya, ditemukan hasil bahwa hasil uji t menjelaskan bahwa 
nilai signifikansi dari X1 0.180 &#62; 0.05 dan nilai signifikansi dari X2 adalah 
0.393 &#62; 0.05 sehingga nilai sig t &#62; 0,05. Hasil Uji F menjelaskan bahwa nilai 
signifikansi sebesar 0.323 &#62; 0.05 sehingga apabila nilai sig F &#62; 0,05. Dengan 
demikian maka tidak terdapat pengaruh antara Impor Beras dan Ekspor Beras 
terhadap Inflasi. Interpretasi nilai R sebesar 0,199 atau 19% artinya hubungan 
Impor Beras dan Ekspor Beras terhadap Inflasi sangat rendah. Dan nilai R
2
sebesar 0,040 atau 4% dan sisanya 96% dipengaruhi oleh variabel lain selain 
dari penelitian ini.</note>
<classification>2x6.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI EIS 709</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI EIS 709</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI EIS 709</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>23665</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-07-04 14:05:35</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-07-04 14:05:59</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>