<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23589">
<titleInfo>
<title>Pengaruh Stabilitas Makroekonomi Terhadap Efisiensi Industri Keuangan Perbankan Syariah Di Indonesia</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Cici Rizkiyani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii + 177 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Efisiensi merupakan perbandingan antara input dan output dengan tercapainya output yang maksimum dengan sejumlah input. Faktor eksternal yang dapat mempengaruhi efisiensi yaitu Inflasi, nilai tukar, suku bunga bank indonesia dan pertumbuhan ekonomi yang mengalami fluktuasi berdasarkan data penelitian 2016 – 2019 pada Bank Umum Syariah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pengaruh stabilitas makroekonomi yang diukur dengan inflasi, nilai tukar, suku bunga BI rate dan pertumbuhan ekonomi secara simultan maupun parsial terhadap efisiensi industri keuangan perbankan syariah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, nilai tukar, suku bunga BI rate dan pertumbuhan ekonomi secara simultan maupun parsial terhadap efisiensi industri keuangan perbankan syariah di Indonesia dengan periode pengamatan selama Januari 2016 sampai Desember 2019. Penelitian ini menggunakan metode data envelopment analysis, analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi data panel, uji F, uji t, koefisien korelasi dan koefisien determinasi dengan bantuan program EViews. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel inflasi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap efisiensi perbankan syariah di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung pada variabel inflasi lebih kecil dari t tabel, yaitu (0,699874 &#60; 1,99254) serta nilai signifikan lebih besar dari 0,05 yaitu (0,4862 &#62; 0,05). Variabel nilai tukar secara parsial berpengaruh signifikan terhadap efisiensi perbankan syariah di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung pada variabel nilai tukar lebih besar dari t tabel, yaitu (-2,237737 &#62; 1,99254) serta nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 yaitu (0,0282 &#60; 0,05). Variabel suku bunga secara parsial berpengaruh signifikan terhadap efisiensi perbankan syariah di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung pada variabel suku bunga lebih besar dari t tabel, yaitu (2,238982 &#62; 1,99254) serta nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 yaitu (0,0282 &#60; 0,05). Variabel pertumbuhan ekonomi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap efisiensi perbankan syariah di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung pada variabel pertumbuhan ekonomi lebih kecil dari t tabel, yaitu (- 0,308178 &#60; 1,99254) serta nilai signifikan lebih besar dari 0,05 yaitu (0,7588 &#62; 0,05). Sedangkan variabel inflasi, nilai tukar, suku bunga dan pertumbuhan ekonomi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap efisiensi perbankan syariah di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari nilai F hitung lebih besar dari F tabel, yaitu (3,192058 &#62; 2,49), serta nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05, yaitu (0,038 &#60; 0,05). Adapun hasil perhitungan koefisien determinasi (R2 ) adalah sebesar 0,105937. Hal ini berarti variabel inflasi, nilai tukar, suku bunga dan pertumbuhan ekonomi dapat menjelaskan pengaruhnya terhadap efisiensi perbankan syariah di Indonesia sebesar 10,59% sedangkan sisanya 89,41% dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian.</note>
<classification>2x6.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI EIS 678</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI EIS 678</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI EIS 678</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>23589</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-29 14:52:08</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-29 14:52:30</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>