<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23573">
<titleInfo>
<title>Efektivitas 
Pelaksaan Berperkara Mengunakan E-Court Di Masa Pendemi Covid-19 (Studi 
Kasus Di Pengadilan Agama Seramg)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dwi Gustami</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 133 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Mahkamah Agung menciptakan sistem perkara online berlandaskan 
PERMA No 3 Tahun 2018 tentang Pedoman Administrasi Perkara secara 
Elektronik. E-court dibentuk pada Maret 2018 dan diresmikan pada Juli 2018. 
Terhadap e-court yakni registrasi perkara (e-filing), pembayaran panjar 
(epayment), pemanggilan (e- summouns), dan sidang (e-litigasi).
Rumusan masalah penelitian ini adalah 1) Bagaimana perkara perma no. 
3 tahun 2018 tentang peyananan administrasi perkara melaui e-court di masa 
pandemi covid-19 di Pengadilan Agama Serang dan 2) Bagaimana praktek 
perkara perma no. 3 tahun 2018 dalam mengunakan e-court di masa pandemi 
covid-19 di Pengadilan Agama Serang?
Adapun tujuan penelitian dari skripsi ini, 1) Untuk perkara perma no. 3 
tahun 2018 tentang peyananan administrasi perkara melaui e-court di masa 
pandemi covid-19 di Pengadilan Agama Serang dan 2) Untuk praktek perkara 
perma no. 3 tahun 2018 dalam mengunakan e-court di masa pandemi covid-19 di 
Pengadilan Agama Serang.
Proses penyelesaian perkara adminisitrasi menual dan online dengan 
mengunakan apliksi e-court, mengetahui upaya pengadilan dalam 
mensosialisasikan sistem penyelesaian perkara secara e-court, dan untuk 
mengetahui kinerja pengadilan agama serang dalam melakukan penyelesaian 
melalui e-court dimasa pandemi covid-19.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yakni penelitian 
lapangan/observasi langsung ke lokasi penelitian yaitu di Pengadilan Agama 
Serang dan data primer dikumpulkan melalui pustaka observasi, wawancara, dan 
dokumentasi.
 Kesimpulan dari penelitian ini ialah sistem e-court ini dapat 
mempermudah pihak pengguna dan penyelenggara pengadilan dalam berperkara 
pada masa pandemi covid-19, upaya sosialisasi pengadilan dalam 
memperkenalkan e-court cukup maksimal, pihak pengadilan memanfaatkan 
peluang yang ada melalui objek sosial melalui e-court dan urgensi penggunaan 
aplikasi e-court ini adalah asas sederhana, cepat, biaya murah dan sangat 
membantu pihak pengadilan dalam mengurangi resiko penyebaran virus pada 
masa pandemi covid-19 di pengadilan Agama Serang.</note>
<subject authority=""><topic>Kasus Pengadilan Agama</topic></subject>
<classification>2x4.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 265</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HKI 265</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 265</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>23573</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-24 11:24:30</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-24 11:25:02</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>