<br />
<b>Notice</b>:  Undefined variable: _title_main in <b>/home/perpus/lib/detail.inc.php</b> on line <b>272</b><br />
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23356">
<titleInfo>
<title></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sanuji</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 215 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Bahwa yang dijadikan alasan Pemohon I berpoligami adalah dikarenakan pemohon I dan pemohon II saling mencintai dan sulit untuk di pisahkan oleh karenanya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti melakukan perzinahan dan hal-hal yang bertentangan dengan norma agama ataupun hukum, maka pemohon I dan pemohon II ingin melangsungkan pernikahan secara sah dan sudah di setujui oleh termohon selaku isteri dari pemohon. Penelitian ini di lakukan dengan pendekatan analisis hukum Normatif, Metode ini digunakan untuk meneliti Konsep Poligami terhadap Putusan Pengadilan Agama Serang Nomor 2789/pdt.G/2018/PA.Srg. dalam Perspektif Maqashid syari’ah. penelitian hukum normatife adalah analisis kualitatif, yakni analisis data dengan cara menguraikan data secara bermutu . Berdasarkan kepada konsep, teori peraturan perundang-undangan, doktrin prinsip hukum, pendapat pakar atau pandangan peniliti sendiri. Tentang Putusan Pengadilan Agama Serang Nomor 2789/pdt.G/2018 dalam Perspektif Maqashid Syari’ah Dalam pertimbangan hakim yaitu menggunakan syarat alternatif yang di tentukan pasal 4 ayat (2) huruf (a) Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 juncto pasal 57 huruf (a) Kompilasi Hukum Islam, ketentuan tersebut sejalan dengan Qaidah Ushuliyah :dar ul Mafasid Muqaddamun alaa jablbil Masholiih artinya menolak mafsadat harus didahulukan dari pada mengambil manfaat. Bahwa tujuan poligami dalam hal ini agar suami tidak terjerumus ke jurang perzinaan dengan mencari jalan yang halal yaitu boleh Poligami namun dengan syarat harus berlaku adil. Dalam Putusan Pengadilan Agama Serang Nomor 2789/Pdt. G/2018 supaya terhindar dari perzinaan Sejalan dengan Maqhosid syari’ah, ada tiga Prinsip yang sesuai dengan Maqashid Syari’ah yang penulis temukan yaitu prinsip hifz ad-din, hifz mal dan hifz an-nasl. Namun yang lebih utama kaitannya erat dalam perkara Nomor 2789/Pdt.G/2018 adalah sejalan dengan Prinsip hifz an nasl pada Peringkat addaruriyyat yaitu memelihara keturunan karena prinsip tersebut menunjukkan bahwa cara memproleh anak yang sah yaitu dengan adanya Pernikahan yang sah. Apabila anak diluar pernikahan atau anak hasil perzinahan maka secara otomatis bertentangan dengan prinsip hifz nasl karena perzinaan dapat menyebabkan kerusakan nasab. Salah satu tujuan di syari’atkan hukum islam yaitu memelihara dan menjaga keturunan.</note>
<note type="statement of responsibility">Analisis Putusan Pengadilan Agama Serang Nomor 2789/</note><classification>340</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>TESIS HKI 56</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">TESIS HKI 56</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>TESIS HKI 56</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>23356</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-05-09 11:10:45</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-09 11:10:59</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>