<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23217">
<titleInfo>
<title>Penerapan Teknik Self Talk untuk Mengatasi Low Self Esteem pada Remaja Akhir (Studi di Kampung Ciwaru Kelurahan Cipocok Jaya Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang Provinsi Banten)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Amalia</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 93 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Masa Remaja adalah masa yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa anak-anak dan masa dewasa yang ditandai dengan timbulnya perubahan fisik dan psikis (keinginan bebas dari kekuasaan, rasa ingin tahu, mencari dan menemukan identitas diri, pembentukan kelompok sebaya dan sebagainya). Remaja sangat banyak tantangan, permasalahan, karena banyaknya perubahan yang dihadapi mulai dari perubahan fisik, biologis, psikologis, dan juga sosial. Ditinjau dari segi psikologis, emosi yang paling mengganggu pada masa remaja adalah rasa malu. Anak muda atau anak remaja memiliki perasaan yang sangat rentang akan rasa malu yang sangat tinggi (Dihina, dipermalukan, dicemoohkan oleh teman sekelilingnya, minder, merasa tidak mampu untuk mengekspresikan diri ketika dihadapan orang banyak dan lain-lain). Rendah diri merupakan perasaan seseorang seolah-olah tidak mampu dalam berbagai hal, ini sering dialami oleh siapapun terlebih para remaja. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1). Bagaimana gambaran remaja akhir dalam menerapkan teknik self talk di Kampung Ciwaru? 2). Apa saja yang dilakukan remaja akhir dalam mengatasi low self esteem di kampung ciwaru? 3). Bagaimana hasil penerapan dari teknik self talk untuk mengatasi low self esteem remaja akhir di Kampung Ciwaru? Penelitian ini bertujuan: 1). Untuk mengetahui kondisi low self esteem pada remaja akhir di Kampung Ciwaru. 2). Untuk menjelaskan hasil penerapan teknik self talk dalam mengatasi low self esteem remaja akhir di Kampung Ciwaru. 3). Untuk membantu merubah low self esteem remaja akhir di Kampung Ciwaru. Penelitian ini dilaksanakan di Kampung Ciwaru Kelurahan Cipocok Jaya Kecamatan Cipocok Jaya. Kota Serang Provinsi Banten dengan objek penelitian sebanyak tujuh anak remaja akhir (usia 17-21 tahun) yang mengalami rendah diri. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dan penelitian tindakan (action research). Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, analisis data, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). bentuk gejala-gejala low self esteem yang dialami oleh anak remaja akhir diantaranya malu, pesimis, cenderung ragu-ragu mengambil keputusan, canggung, lebih sensitif, tidak Puas akan dirinya, berfikiran negatif, mudah marah, sering melamun, dan tidak mampu mengekspresikan diri saat berinteraksi dengan orang lain. 2). Pelaksanaan Teknik Self talk yang terdapat dua langkah/tahap: Method Question (Q) artinya menanyai/bertanya pada dirinya sendiri untuk menemukan apa yang meresahkan/masalah tentang situasinya. Method Pouse (P) artinya berhenti sejenak beberapa menit untuk mengambil napas dalam-dalam hingga terasa rileks. 3). Hasil yang berupa Self talk berdampak positif pada kondisi psikologis responden. Mereka menjadi lebih baik dibandingkan sebelumnya dan menjadi lebih tenang dengan meunjukkan emosinya yang stabil.</note>
<classification>2x7.15</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 598</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 598</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 598</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>23217</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-25 09:08:48</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-02-16 09:21:44</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>