<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23215">
<titleInfo>
<title>Analisis Pengaruh Penerapan Perspektif Balanced Scorecard terhadap Peningkatan Kinerja UMKM (Studi Kasus pada uMKM di Kec. Pulosari Kab. Pandeglang Banten Tahun 2020)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dede Kurniawan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii + 129 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penerapan Perspektif Balanced Scorecard Terhadap Peningkatan Kinerja UMKM (Studi Kasus Pada UMKM di Kec. Pulosari Kab. Pandeglang BantenTahun 2020). Keberadaan UMKM tidak bisa dihapuskan ataupun dihindarkan dari masyarakat saat ini. Karena keberadaannya memberikan bermanfaat dalam hal pendistribusian pendapatan masyarakat. Balanced scorecard (BCS) merupakan metode pengukuran kinerja yang berfokus pada 4 perspektif, yaitu keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Penerapan BCS melalui 4 perspektif dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja perusahaan ataupun UMKM. Pulosari merupakan salah satu wilayah kecamatan yang terdapat di Kabupaten Pandeglang. Sebagai salah satu kecamatan yang menjadi tujuan distinasi wisata favorit banyak warga yang melakukan kegiatan usaha kecil-kecilan yang termasuk dalam kategori UMKM. Dalam penelitian ini bagaimana BCS melalui 4 perspektif dapat meningkatkan kinerja keuangan UMKM di Kec. Pulosari. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana pengaruh perspektif keuangan terhadap kinerja UMKM di Pulosari secara parsial? 2. Bagaimana pengaruh perspektif pelanggan terhadap kinerja UMKM di Pulosari secara parsial? 3. Bagaimana pengaruh perspektif proses bisnis internal terhadap kinerja UMKM di Pulosari secara parsial? 4. Bagaimana pengaruh perspektif pembelajaran dan pertumbuhan berpengaruh terhadap kinerja UMKM di Pulosari secara parsial? 5. Bagaimana pengaruh perspektif BCS terhadap kinerja UMKM di Pulosari secara simultan? Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh perspektif keuangan terhadap kinerja UMKM di Pulosari secara parsial. 2. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh perspektif pelanggan terhadap kinerja UMKM di Pulosari secara parsial. 3. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh perspektif proses bisnis internal terhadap kinerja UMKM di Pulosari secara parsial. 4. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh perspektif pembelajaran dan pertumbuhan terhadap kinerja UMKM di Pulosari secara parsial. 5. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh perspektif BCS terhadap kinerja UMKM di pulosari secara simultan.Penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 99 responden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Teknis analisis data yang digunakan Uji validasi, uji realibilitas, uji asumsi klasik, analisis deskriptif kuantitatif, analisis kuantitatif, dan uji hipotesis. Teknik teknik pengolahan data dengan menggunakan aplikasi SPSS Versi 20. Hasil analisis data menunjukan bahwa variabel Perspektif Keuangan secara parsial berpengaruh negatif terhadap kinerja UMKM, nilai t hitung lebih besar dari t tabel (-3,209 &#62; -1,661), dan nilai signifikansi lebih kecil 0,002 &#60; 0,1. Variabel Perspektif pelanggan secara parsial berpengaruh negatif terhadap kinerja UMKM, nilai t hitung lebih besar dari t tabel (-2,250 &#62; -1,661, dan nilai signifikansi 0,027 &#60; 0,1. Variabel Perspektif Proses Bisnis Internal secara parsialberpengaruh terhadap kinerja UMKM, nilai t hitung lebih besar dari t tabel (1,883 &#62; 1,661) dan nilai signifikansi 0,063 &#60; 0,1. Variabel Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM, nilai t hitung lebih besar dari t tabel (2,509 &#62; 1,661), dan nilai signifikansi lebih kecil 0,014 &#60; 0,1 yang. Variabel Perspektif BCS berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM secara simultan, nilai f hitung &#62; f tabel (7,472 &#62; 2,00), dan nilai signifikansi 0,000 &#60; 0,1.</note>
<classification>2x6.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI EIS 574</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI EIS 574</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI EIS 574</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>23215</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-25 09:01:33</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-25 09:01:49</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>