<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23047">
<titleInfo>
<title>Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran PAI Di Kelas XII IPA IV SMA Negeri 4 Pandeglang</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Iim muslimah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten</publisher>
<dateIssued>2017</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21,5cm, 28cm, 101 hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Permasalahan yang dikaji pada penelitian ini berawal dari keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran PAI masih menggunakan model pembelajaran yang berpusat pada guru yaitu ceramah, tanya jawab dan penugasan. Sehingga menyebabkan siswa kurang aktif dalam pembelajaran dan siswa tidak mampu mengembangkan kemampuannya untuk berpikir lebih kritis. Berangkat dari permasalahan tersebut, solusi yang diterapkan untuk memecahkan permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning. Tujuan dari penelitian adalah menjelaskan sejauh mana hasil penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis (critical thinking) pada pembelajara PAI dan Budi Pekerti di kelas XII IPA 4 SMAN 4 Pandeglang. Model Problem Based Learning merupakan model pembelajaran dengan menggunakan pemecahan masalah yang berhubungan dalam dunia nyata dan membutuhkan penyelesaian serta kerjasama siswa untuk memecahkan masalah Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas XII IPA 4 SMAN 4 Pandeglang, dengan menggunakan desain model Penelitian Tindakan Kelas Kemmis dan Mc taggart dalam Arikunto. Variabel bebas yang diteliti yaitu Problem Based Learning, sedangkan variabel terikatnya yaitu peningkatan kemampuan berpikir kritis (critical thinking) siswa pada pembelajaran PAI dan Budi Pekerti. Metode pengumpulan data melalui metode observasi, metode hasil pengukuran tes, metode dokumentasi. Teknik analisis data meliputi teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 17,64% pada pra siklus 58, 82% pada siklus I dan 88,23% pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar ini menunjukan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Saran yang diberikan untuk guru Guru sebaiknya sering memilih model pembelajaran yang dapat meningkatkan siswa belajar dengan aktif, kreatif menyenangkan agar siswa mampu mengembangkan kemampuan dirinya mengembangkan pemikiran yang kritis</note>
<subject authority=""><topic>Model Pembelajaran Problem Based Learning</topic></subject>
<classification>SKRIPSI PAI 3107</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PAI 3107</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PAI 3107</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PAI 3107</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>23047</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-14 12:50:27</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-14 12:50:46</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>