<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="22876">
<titleInfo>
<title>Pesan Dakwah M. Quraish Shihab Dalam Segmen “Islam Yang Disalahpahami” di Channel Youtube Najwa Shihab</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yundini Fahturani,</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21.5cm, 28cm, 132hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Judul Skripsi: Pesan Dakwah M. Quraish Shihab Dalam Segmen “Islam Yang Disalahpahami” di Channel Youtube Najwa Shihab, Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah, Tahun 2021. Pada era modern ini dimana teknologi semakin berkembang pesat, berdakwah tidak hanya dilakukan di atas mimbar, namun juga banyak dilakukan di sosial media. Sosial media menjadi sesuatu hal yang marak digunakan oleh berbagai kalangan dan tidak terbatas oleh waktu juga usia. Salah satu sosial media yang dipakai untuk berdakwah adalah Youtube. Youtube membuat siapapun mudah mengakses tayangan- tayangan video yang akan ditonton. Selain itu, dakwah melalui Youtube juga jauh lebih bisa dijangkau oleh para kalangan milenial atapun seluruh masyarakat. Berdasarkan Latar belakang diatas, maka rumusan masalah yang peneliti ambil adalah: 1) Bagaimana penanda dan petanda dalam video Shihab &#38; Shibab segmen Islam Yang Disalahpahami di channel Youtube Najwa Shihab?, 2) Bagaimana bentuk pesan dakwah dalam video Shihab &#38; Shibab segmen Islam Yang Disalahpahami di channel Youtube Najwa Shihab? Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan analisis semotika Ferdinand De Saussure dimana data yang sudah didapat kemudian ditranskrip menjadi teks atau dialog dan dimasukan kedalam tabel pengelompokan untuk kemudian dianalisis ketika signifier, signified, dan signification sudah terkumpul sehingga pesan dakwah bisa dianalisis dengan detail. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa hasil penanda (signifier) berupa dialog, perumpamaan, atau linguistik sebagai bentuk meidum dari sebuah tanda yang dipaparkan oleh Quraish Shihab, dan dipilih langsung oleh peneliti pada 10 adegan. Sementara penanda (signifier) dari adegan ke 3, 4, 6, 7, 8, 10, 16, 17, 18, 19, dikonsepkan oleh petanda (signified) diantaranya yaitu penting untuk mengetahui landasan agama, menatap segala hal dari berbagai perspektif, setiap orang harus berilmu, sesama manusia harus saling bertoleransi, manusia diciptakan untuk beribadah kepada Allah swt. manusia sang perencana sementara Allah swt. yang menghendaki segalanya, Poligami Nabi dilakukan karena suatu alasan, dan Allah membenci pemborosan. Terdapat juga bentuk pesan dakwah yang terkandung pada tayangan Islam Yang Disalahpahami diantaranya (1) manusia harus berilmu dan memahami landasan agama, (2) manusia harus saling toleransi, (3) manusia diciptakan untuk beribadah kepada Allah, (4) manusia harus melihat suatu hal dari berbagai sudut pandang, (5) dan Islam melarang pemborosan sekalipun itu dalam kebajikan</note>
<subject authority=""><topic>Pesan Dakwah M. Quraish Shihab Dalam Segmen</topic></subject>
<classification>SKRIPSI KPI 678</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 678</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI KPI 678</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 678</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>22876</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-12 09:34:06</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-12 09:34:29</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>