Detail Cantuman Kembali

XML

Penerapan Al-Wujūh Wa Al-Naẓā’ir Dalam Penafsiran Al-Quran (Analisis Atas Pemikiran Jalāl al-Dīn al-Suyūṭī Dalam Tafsīr Jalālayn).


Judul Skripsi: Penerapan Al- Wujūh Wa Al-Naẓā’ir Dalam Penafsiran Al-Quran (Analisis Atas Pemikiran Jalāl al-Dīn al-Suyūṭī Dalam Tafsīr Jalālayn), Jurusan Ilmu Al- Qur‟an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Adab, Tahun 2021 M/1442 H. Ilmu al-Wujūh wa al-Naẓā’ir merupakan salah satu kajian yang wajib diperhatikan dalam ranah ketafsiran, dimana satu kata dalam al-Qur‟an memiliki makna lebih dari satu. Jalāl al-Dīn al-Suyūṭī menulis satu kitab yang berjudul Mu’tarakul Akrān fī Musytarak al-Qur’ān. Pada dasarnya ada sedikit perbedaan antara musytarak dengan al-Wujūh, jika musytarak hanya tertuju pada satu lafaz saja, al-Wujūh dapat terjadi pada satu lafaz dan dapat terjadi pula pada rangkaian kata-kata. Begitupun halnya antara mutaradif dengan al-Naẓā’ir, meski terlihat serupa, namun letak perbedaannya ada pada kedalaman analisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai macam kata yang termasuk kedalam ilmu al-Wujūh wa al-Naẓā’ir, dan bagaimana penerapan ilmu al-Wujūh wa al-Naẓā’ir dalam penafsiran al-Qur‟an, dalam hal ini penulis menggunakan kitab Tafsīr Jalālayn. Penelitian ini bersifat kepustakaan yakni dengan menganalisis data primer serta berbagai literatur yang berkaitan dengan kajian ilmu al-Wujūh wa al-Naẓā’ir sebagai data sekunder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan descriptif-analisys. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan ilmu al- Wujūh wa al-Naẓā’ir dalam Tafsīr Jalālayn tidak secara iẓhar (terang- terangan) menjelaskan tentang konsep al-Wujūh wa al-Naẓā’ir, bahkan untuk menyinggung tentang ayat yang termasuk kedalamnya pun tidak ia cantumkan, akan tetapi, pembahasan tentang ilmu al-Wujūh wa al-Naẓā’ir ini secara rinci dijelaskan di dalam kitabnya yaitu al-Itqān fi Ulūm al- Qur’ān. Terdapat sedikit perbedaan pengungkapan makna antara al-Itqān yang di tulis oleh Jalāl al-Dīn al-Suyūṭī dengan Tafsīr Jalālayn yang di tulis oleh Jalāl al-Dīn al-Mahallī dan Jalāl al-Dīn al-Suyūṭī, yakni pada kata al- Rūh dan al-Fitnah. Selain kedua kata tersebut, kata-kata yang disebutkan di dalam al-Itqān memiliki kesamaan makna dengan apa yang dijelaskan dalam Tafsīr Jalālayn baik surat ataupun ayatnya.
Akhmad Fajron - Personal Name
SKRIPSI IAT 388
SKRIPSI IAT 388
Text
Indonesia
FAKULTAS USHULUDDIN DAN ADAB UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN
2021
Serang Banten
21.5cm, 28cm, 114hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...