<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="22510">
<titleInfo>
<title>Tahlilu Shahifah al-Madinah bi Nadzariyat al-Harmanithiq li Wilhalm Dilthay</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Eka Silvia Nita</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>FAKULTAS USHULUDDIN DAN ADAB UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">ar</languageTerm>
<languageTerm type="text">Bahasa Arab</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21,5cm, 28cm, 83 hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Piagam Madinah yang dibuat oleh nabi Muhammad SAW merupakan salah satu bentuk sejarah awal Islam dan negara di Madinah, untuk kehidupan seluruh masyarakat. Piagam ini mengungkapkan gambaran kehidupan kota Madinah. Nabi Muhammad merupakan tokoh yang berpengaruh di dunia, dan Piagam Madinah ini merupakan konstitusi pertama di dunia. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana bentuk penghayatan (Erlebnis) dalam Piagam Madinah, (2) Bagaimana bentuk ungkapan (Ausdruck) dalam Piagam Madinah, (3) Bagaimana bentuk pemahaman (Verstehen) dalam Piagam Madinah. Dan tujuannya adalah: (1) Mendeskripsikan konsep Erlebnis (Penghayatan) dalam Piagam Madinah, (2) Mendeskripsikan konsep Ausdruck (Ungkapan) dalam Piagam Madinah, (3) Mendeskripsikan konsep Verstehen(Pemahaman) dalam Piagam Madinah. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori hermeneutik Wilhelm Dilthey, yang dikenal dengan hermeneutik sosial-sejarah. Adapun hermeneutik yang dibentuk Wilhelm Dilthey diantaranya: (1) Erlebnis (penghayatan), (2) Ausdruck (Ungkapan), (3) Verstehen (Pemahaman). Adapun hasil penelitian ini diantaranya: (1) Konsep penghayatan (erlebnis) meliputi, pengalaman hidup Rasulullah dan sejarah Piagam Madinah. (2) Konsep ungkapan (ausdruck) dalam piagam ini berupa ungkapan nabi Muhammad yang ingin menjadikan Madinah sebagai negara yang aman dan damai. (3) Konsep pemahaman (verstehen) meliputi: konsep keadilan dan persatuan yang diungkapkan pengarang dalam teks Piagam Madinah.</note>
<subject authority=""><topic>Teori Hermeneutik</topic></subject>
<classification>SKRIPSI BSA 199</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 199</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BSA 199</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 199</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>22510</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-26 08:16:13</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-26 08:18:18</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>