<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="22217">
<titleInfo>
<title>Pengaruh Wirid Yasin Fadhilah Dalam Kehidupan Masyarakat (Kajian Living Quran di Kampung Panyaweuyan, Desa Dahu, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang).</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Romi Hidayat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>FAKULTAS USHULUDDIN DAN ADAB UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21.5 cm , 28 cm,  66 hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Ilmu Alquran Tafsir, Fakultas Ushulludin dan Adab, Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Yasin Fadilah adalah surat Yasin yang pada ayat-ayat tertentu dibaca secara berulang-ulang, juga disisipi bacaan sholawat doa tertentu selain Alquran. Dan sisipan bacaan sholawat dan doa itu berkaitan dengan ayat sebelumnya. Oleh karena sholawat dan doa-doa terkait dengan ayat tertentu dalam surat yasin itu, maka kemudian dinamai “Yasin Fadlilah”. Membaca sholawat, doa atau kalimat lainnya ditengah-tengah surat yasin atau surat yang lain, hukumnya sunah apabila doa atau kalimat-kalimat tersebut mempunyai keterkaitan dengan tuntutan maka ayat atau surat yang dibaca itu. Di dalam kitab Ihya’ Ulumuddin juz I hal. 279 disebutkan: وَفِيْ أَثْنَاءِ الْقِرَاءَةِ إِذَا مَرَّ بِآيَةِ تَسْبِيْحٍ سَبَّحَ وَكَبَّرَ، وَإِذَا مَرَّ بِآيَةِ دُعَاءٍ وَاسْتِغْفَارٍ دَعَا وَاسْتَغْفَرَ، وَإِنْ مَرَّ بِمَرْجُوٍٍّ سَألََ، وَإِنْ مَرَّ بِمَخُوْفٍ اسْتَعَاذَ. يَفْعَلُ ذَلِكَ بِلِسَانِهِ أَوْ بِقَلْبِهِ . “Di tengah-tengah membaca Alquran, ketika seseorang melewati suatu ayat yang berisi mensucikan Allah, dia bertasbih dan bertakbir, ketika melewati ayat yang berisi doa dan istighfar, dia berdo’a dan beristighfar, ketika melewati ayat yang berisi harapan dia mengajukan permohonan dan ketika melewati ayat yang berisi hal-hal yang menakutkan, dia memohon perlindungan. Itu semua dia lakukan dengan ucapan lisannya atau digerakkan dalam hatinya”.</note>
<subject authority=""><topic>Pengaruh Wirid Yasin Fadhilah</topic></subject>
<classification>SKRIPSI  IAT 335</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI  IAT 335</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI  IAT 335</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI  IAT 335</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>22217</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-10 08:27:49</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-10 08:28:28</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>