<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="22208">
<titleInfo>
<title>Kontekstualisasi Ẓihār Dalam Al-Qur‟an (Studi Komparatif Kitab Tafsir Tafsir Ahkāmul Qur’an Al-Jaṣsāṣ &#38; Rawāi’ul Bayān As-Ṣābūnī</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Gio Mahpi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>FAKULTAS USHULUDDIN DAN ADAB UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21.5cm, 28cm, 81hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Judul Skripsi: Kontekstualisasi Ẓihār Dalam Al-Qur‟an (Studi Komparatif Kitab Tafsir Tafsir Ahkāmul Qur’an Al-Jaṣsāṣ &#38; Rawāi’ul Bayān As-Ṣābūnī Dalam sejarah Islam tercatat secara jelas terkait fenomena tradisi Jahiliyah mengenai ẓihār yang diungkapkan di dalam Al-Qur‟an. Ẓihār adalah ucapan suami yang menyerupamakan istri dengan ibunya seperti “Kau bagiku bagaikan punggung ibuku” Para ulama sepakat bahwa apabila seorang suami melakukan ẓihār maka sang istri telah haram untuk digauli oleh suaminya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana pandangan Abi Bakar Ahmad bin Ali Ar-Rāzi Al-Jaṣsāṣ dalam tafsir Ahkāmul Qur’an dan As-Ṣābūnī dalam tafsir Rawāi‟ul Bayān mengenai ẓihār ? 2. Bagaimana kontekstualisasi penafsiran ẓihār dalam konteks kekinian ? Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui pandangan Abu Bakar Ar-Razi Al-Jaṣsāṣ dalam kitab tafsir Ahkāmul Qur’an dan As-Ṣābūnī dalam kitab tafsir Rawāi’ul Bayān mengenai ẓihār 2. Untuk mengetahui kontekstulisasi penafsiran ẓihār dalam konteks kekinian. Dalam proses penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan studi pustaka (library research). Data penelitian dikategorikan menjadi dua sumber yaitu sumber primer berupa kitab Tafsir Ahkāmul Qur’an Al- Jaṣsāṣ &#38; Rawāi’ul Bayan As-Ṣābūnī sumber sekunder yang digunakan yaitu dari buku-buku yang berkaitan dengan pokok pembahasan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa konteks pada masa kini terkait ucapan ẓihār merupakan penghinaan dan merusak perasaan seorang istri karna tindakan yang dilakukan tersebut menyerupamakan fisik seorang istri dengan ibu dengan tujuan merendahkan seorang istri dan tindakan diskriminatif terhadapnya. Maka dari itu Al-Qur‟an mengencam tindakan tersebut dengan dijatuhkannya hukuman pembatasan interaksi bagi pelaku ẓihār berupa pengharaman suami atas istrinya.</note>
<subject authority=""><topic>Kontekstualisasi Ẓihār Dalam Al-Qur‟an</topic></subject>
<classification>SKRIPSI IAT  344</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT  344</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI IAT  344</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT  344</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>22208</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-09 14:33:17</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-09 14:33:47</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>