Detail Cantuman Kembali
Tujuh Langit Dalam Perspektif Al-Qur’an Dan Sains (Studi Tafsir Ilmi Kementerian Agama RI).
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Tahun 1442 H/2021 M. Alam semesta yang menjadi tempat tinggal manusia terdiri atas benda-benda material yang tidak terhitung banyaknya, baik yang bernyawa, yang bergerak,yang relatif diam, dan sebagainya. Di alam semesta ini ada berbagai macam benda dari yang gas, cair, maupun padat. Salah satu bagian dari alam semesta ini adalah langit. Al-Qur’an ketika menyebutkan tentang langit dalam ayat-ayatnya jumlahnya sangat banyak. Penyebutan tujuh langit didalam Al-Qur’an yang di ulang tujuh kali didalam tujuh ayat Al-Qur’an. Kata “langit”, yang kerap kali muncul di banyak ayat dalam Al-Qur’an digunakan untuk mengacu pada langit bumi dan juga keseluruhan alam semesta. Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam skripsi adalah bagaimanakah penafsiran tujuh langit dalam Tafsir Ilmi Kemenag RI? dan bagaimanakah makna tujuh langit dalam sains? Adapun tujuan dari skripsi ini adalah mengetahui penafsiran tujuh langit dalam Tafsir Ilmi Kemenag RI dan mengetahui makna tujuh langit dalam sains. Dalam skripsi ini penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) yaitu mengumpulkan data dan informasi dengan bantuan bermacam materi, selanjutnya data dianalisa dengan menggunakan metode mauḍū’i. Metode mauḍū’I ialah menghimpun ayat-ayat Al-Qur’an yang mempunyai tujuan yang sama, membicarakan satu topik dan menyusun berdasarkan masa turun ayat serta memperhatikan latar belakang sebab-sebab turunnya, kemudian diberi penjelasan, uraian, komentar dan pokok kandungan hukumannya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah makna tujuh langit menurut sains ialah tujuh langit yang menunjukkan pada lapisan-lapisan gas dan udara yang menyelubungi bumi, termasuk atmosfer dan bagian-bagiannya. Sedangkan tim penyusun tafsir Ilmi menafsirkan ayat tujuh langit dalam Al-Qur’an tersebut dengan lapisan-lapisan atmosfer berdasarkan suhu udara dan kandungannya. Penafsiran ini selaras dengan makna tujuh langit pada sains.
Reza Nur Mulyani - Personal Name
SKRIPSI IAT 352
SKRIPSI IAT 352
Text
Indonesia
FAKULTAS USHULUDDIN DAN ADAB UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN
2021
Serang Banten
21.5cm, 28cm, 75hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







