Detail Cantuman Kembali

XML

Nasihat-Nasihat Nabi Ibrᾱhim Terhadap Putranya dalam Al-Qur‟an (Kajian Tafsir Tematik Al-Jᾱmi„ Li Aḥkᾱm Al-Qur‟ᾱn Karya Syekh Imᾱm Al Qurṭubi).


Jurusan Ilmu Al-Qur‟an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Adab, Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Tahun 1441 H / 2020 M. Al-Qur‟an menyajikan beberapa ajaran nasihat hidup diantaranya adalah nasihat Nabi Ibrᾱhim as terhadap putranya, adapun nasihat yang diajarkan kepada putranya di dalam Al-Qur‟an diantaranya: Bersyukur, Menerima Islam secara utuh, Menanamkan Tauhid, Sukses Mendidik Anak, dan Tawakal. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam skripsi ini adalah: 1). Bagaimana nasihat-nasihat Nabi Ibrᾱhim terhadap putranya dalam Al-Qur‟an? 2). Bagaimana penafsiran Syekh Imᾱm Al Qurṭubi mengenai ayat-ayat tentang nasihat Nabi Ibrᾱhim terhadap putranya? Adapun tujuan dari skripsi ini adalah: 1). Untuk mengetahui bagaimana nasihat-nasihat Nabi Ibrᾱhim terhadap putranya dalam Al-Qur‟an. 2). Untuk mengetahui penafsiran Syekh Imᾱm Al Qurṭubi terhadap ayat-ayat tentang nasihat-nasihat Nabi Ibrᾱhim terhadap putranya. Dalam skripsi ini penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research), penelitian ini menggunakan metode tematik. Sumber penelitian primer dalam penelitian adalah Tafsir Al-Jᾱmi„ Li Aḥkᾱm Al-Qur‟ᾱn sedangkan data sekundernya di ambil dari buku-buku yang relevan dengan tema yang di bahas. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa nasihat-nasihat Nabi Ibrᾱhim terhadap putranya dalam Al-Qur‟an meliputi: 1. Bersyukur, 2. Menerima Islam secara utuh, 3. Menanamkan Tauhid, 4. Sukses Mendidik Anak, 5. Tawakal. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Al Qurṭubi dalam ayat-ayat yang berkaitan dengan kelima nasihat tersebut bahwa Allah SWT telah memberikan hakikat bersyukur terhadap nikmat kita yang Allah berikan. Syekh Imᾱm Al-Qurṭubi menjelaskan bahwa apa yang diwasiatkan oleh Nabi Ibrᾱhim adalah mengikuti agama, sebab ungkapan tersebut merupakan bagian dari agama, dan wasiat untuk mengikuti agama itu lebih pantas bagi Ibrᾱhim, sebab dia tidak akan mewasiatkan alam sesuatu kecuali yang paling umum dan paling bermanfaat. Tetaplah Islam dan konsistenlah terhadapnya, serta janganlah kalian meninggalkannya, sampai kalian meninggal dunia dan mempergunakannya di jalan yang diriḍoi.
Rizki Liana Nailil - Personal Name
SKRIPSI IAT 334
SKRIPSI IAT 334
Text
Indonesia
FAKULTAS USHULUDDIN DAN ADAB UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN
2021
Serang Banten
21.5cm, 28cm, 124hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...