<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="22184">
<titleInfo>
<title>Khusyu dalam Al-Qur‟an (Kajian Komparatif Tafsir Marāḥ Labīd Dan Tafsir Al-Misbah)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dedi Abu Samsudin</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>FAKULTAS USHULUDDIN DAN ADAB UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21.5cm, 28cm, 94hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Fakultas Ushuluddin dan Adab, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten 2019 M / 1441 H. Pembahasan Khusyu„ sangat perlu untuk dipahami, karena tidak sedikit orang yang memahami Khusyu„ hanya dalam shalat saja. Padalah banyak sekali ayat-ayat Al-Qur‟an yang menerangkan Khusyu„. Pada dasarnya Khusyu„ salah satu ibadah pokok atau sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah, karena dengan Khusyu„, manusia bisa berkomunikasi dengan-Nya. Dari latar belakang tersebut maka terdapat beberapa permasalahan sebagai berikut:(1) bagaimana Khusyu„ dalam Al-Quran (2) Apa pengertian Khusyu„ menurut Syekh Nawawi Al-Bantani dan Muhammad Quraish Shihab? (3) Bagaimana komparasi penafsiran Syekh Nawawi Al-Bantani dan Muhammad Quraish Shihab tentang Khusyu„? Jenis penelitian skripsi ini adalah studi pustaka. Teknik pengumpulan data menggunakan klarifikasi, penjelasan, dan fokus. Sedangkan metode yang digunakan adalah analisis data, yaitu umum, khusus, dan kesimpulan dan menggunakan metode tafsir muqarron. Setelah melakukan penelitian diatas, maka dapat disimpulkan sebagai berikut, (1) Khusyu„ adalah ketenangan hati dan anggota badan, merendah dan menunduk, serta menghinakan diri sendiri kepada Allah dengan menghadirkan keagunga-Nya (2) Menurut Syekh Nawawi Khusyu„ adalah mereka yang merendahkan diri kepada Tuhan yang disembah sepenuh hatinya tanpa berpaling dengan sesuatu apapun selain dari mengagungkan-Nya. Sama halnya menurut M. Quraish Shihab, Khusyu„ adalah ketundukan dan kepatuhan seluruh anggota badan, bisikan, pikiran secara keseluruhan hanya menuju kehadirat Allah Swt. Dan Khusyu„ bukan berarti hilangnya segala ingatan. (3) menurut tafsir Marāḥ Labīd , untuk dapat menghadirkan hati kepada Allah harus melalui tahapan pengarahan diri. Sedangkan menurut tafsir Al-Misbah, untuk dapat menghadirkan diri kepada Allah SWT, harus melalui pengembangan diri, dan harus menggali potensi jiwa dan raga.</note>
<subject authority=""><topic>Khusyu dalam Al-Qur‟an</topic></subject>
<classification>SKRIPSI IAT 333</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 333</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI  IAT 333</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 333</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>22184</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-09 10:50:12</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-11 12:12:31</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>