<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="22153">
<titleInfo>
<title>Penerapan Teknik Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) Dalam Mereduksi Perilaku Self Injury (menyakiti diri) Pada Remaja (Studi Kasus Remaja di Kecamatan Mekar Baru Kabupaten Tangerang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mahpudoh</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21.5cm , 28cm ,105 hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Jurusan Bimbingan Konseling Islam, Fakultas Dakwah, Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Masa remaja ini biasa dikenal sebagai periode kehidupan yang emosinya sangat menonjol. Banyak cara untuk seseorang menyalurkan emosinya, penyaluran bisa dilakukan dengan cara positif bisa juga dengan cara negatif. Perilaku menyakiti diri sendiri (sef injury) merupakan salah satu cara penyaluran emosi secara negatif. Perilaku self injury belum banyak diketahui dengan jelas oleh beberapa pihak, sehingga masih perlu dilakukan penelitian untuk menggali data mengapa mereka melakukan self injury. Dari uraian diatas, maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1). Bagaimana bentuk perilaku dan faktor penyebab remaja mengalami self injury? 2). Apakah teknik REBT dapat mereduksi perilaku self injury pada remaja? 3). Bagaimana hasil penerapan teknik REBT dalam menangani perilaku self injury pada remaja? Tujuan dari penelitian ini adalah: 1). Untuk mengetahui bentuk perilaku dan faktor penyebab remaja mengalami self injury 2). Untuk menerapkan teknik REBT dalam mereduksi perilaku self injury pada remaja 3). Untuk menjelaskan hasil penerapan teknik REBT dalam menangani perilaku self injury pada remaja. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan menggambarkan subjek dan objek penelitian berdasarkan fakta yang ada. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Yang menjadi responded adalah remaja Kecamatan Mekar Baru yang berjumlah 4 orang. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa: 1) faktor yang menyebabkan responden melakukan self injury yaitu dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal berupa dari dalam diri individu yaitu selalu memendam masalah sendiri. Sedangkan dari faktor eksternal yaitu meliputi, tekanan dari orang tua, hubungan keluarga yang tidak harmonis, peran orang tua yang tidak berjalan dengan baik, dan juga perilaku bullying. Sedangkan bentuk perilaku self injury yaitu berupa menyayat bagian tubuh terntentu, memukul benda padat, dan juga tidak makan selama beberapa hari. 2) Hasil dari dari penerapan REBT dalam mereduksi perilaku self injury ini, keempat responden sudah menyadari bahwasannya perilaku tersebut merupakan perilaku yang irasional dan juga responden dapat mengurangi perilaku self injury dengan menyalurkan emosi dengan cara positif, seperti menulis gratitude journal, diary, ataupun hal-hal positif lainnya sehingga responden tidak ketergantungan melakukan self injury lagi.</note>
<subject authority=""><topic>Penerapan Teknik Rational Emotive Behavior Therapy</topic></subject>
<classification>SKRIPSI BKI 549</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 549</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 549</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 549</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>22153</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-08 13:48:33</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-11 11:52:29</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>