<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="21992">
<titleInfo>
<title>Tinjauan Hukum Islam terhadap eksekusi barang jaminan atas pembiayaan bermasalah (Studi Kasus BMT Arta Bina Serang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Arini Hidayati AS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21,5cm, 28cm, 92 hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Barang jaminan sebagai suatu syarat pembiayaan merupakan hal yang lazim dan tidak asing bagi masyarakat dalam hal pinjam meminjam baik di lembaga keungan mikro maupun makro.Tidak hanya lembaga keuangan seperti bank saja yang menetapkan adanya agunan yang bisa dijaminkan oleh calon nasabah untuk mendapatkan pembiayaan. Bahkan di lembaga mikro syariah seperti baitul maal wa tamwil (BMT) kini juga telah menetapkan adanya agunan untuk memperoleh pembiayaan. Agunan yang dijaminkan oleh nasabah ini bertujuan untuk mencegah resiko-resiko yang akan terjadi apabila nasabah-nasabah melakukan perbuatan wanprestasi atau ingkar janji terhadap kewajibannya sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati bersama di awal. Apabila nasabah melakukan perbuatan wanprestasi, maka pihak BMT akan melakukan eksekusi terhadap agunan yang dijaminkan oleh nasabah tersebut Berangkat dari latar belakang di atas maka perumusan masalah pada penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) mekanisme penanganan eksekusi barang jaminan dalam penyelesaian atas pembiayaan bermasalah pada BMT Arta Bina Serang? 2) tinjauan hukum Islam terhadap penanganan eksekusi barang jaminan atas pembiayaan bermasalah pada BMT Arta Bina Serang? Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme penanganan eksekusi barang jaminan dalam penyelesaian atas pembiayaan bermasalah pada BMT Arta Bina Serang. untuk mengetahui tinjauan hukum Islam terhadap penanganan eksekusi barang jaminan atas pembiayaan bermasalah pada BMT Arta Bina Serang. Penelitian ini mengambil studi kasus di BMT Arta Bina Serang, metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa BMT Arta Bina dalam prakteknya telah melaksanakan eksekusi penarikan barang jaminan dengan baik sesuai prosedur yang ada dan eksekusi penarikan barang jaminan telah dilakukan sesuai dengan hukum Islam karena tidak adanya unsur kesewenang-wenangan.</note>
<subject authority=""><topic>Eksekusi Barang Jaminan</topic></subject>
<classification>SKRIPSI HES 337</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 337</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HES 337</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 337</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>21992</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-08-25 14:59:03</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-25 14:59:21</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>