<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="21967">
<titleInfo>
<title>Tinjauan Hukum Positif dan Hukum Islam terhadap tanggung jawab ahli waris dalam perjanjian iB hasanah card (BNI Syariah KCP Serang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Anti Febriyanti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21,5cm, 28cm, 78 hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Klausul perjanjian baku terutama dalam perbankan menempatkan ahli waris sebagai penanggung jawab apabila nasabah yang bersangkutan meninggal dunia, hal tersebut tercantum pada ketentuan umum iB Hasanah Card. Tidak adanya klausul yang menjelaskan sejauh mana tanggung jawab ahli waris untuk menyelesaikan hak maupun kewajiban pewaris dapat berakibat terjadinya perbedaan penafsiran antara pihak perbankan dan pihak keluarga nasabah. Dalam beberapa kasus yang dimuat di media online, pihak keluarga tidak menyanggupi apabila diharuskan melunasi seluruh tanggungan nasabah kepada bank tanpa terbatas pada harta yang ditinggalakan. Berdasarkan latar belakang di atas, perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana tanggung jawab ahli waris terhadap utang pewaris atas penggunaan kartu kredit syariah? 2. Bagaimana tinjauan hukum positif dan hukum Islam terhadap tanggung jawab ahli waris dalam perjanjian kartu kredit syariah? Penelitian ini bertujuan: 1. Untuk menyetahui tanggung jawab ahli waris dalam penyelesaian utang kartu kredit syariah. 2. Untuk mengetahui tinjauan hukum positif dan hukum Islam terhadap tanggung jawab Ahli Waris dalam perjanjian kartu kredit syariah. Penelitian menggunakan jenis kualitatif dengan bahan hukum primer meliputi perjanjian baku iB Hasanah Card, undang-undang RI no 21 tahun 2008, Kompilasi Hukum Islam dan hukum perdata. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1. Warisan dalam hukum positif mencakup hak dan kewajiban pewaris termasuk utang yang dapat diwariskan namun tidak secara otomatis sebelum ahli waris menyatakan sikapnya untuk menerima atau menolak warisan. 2. Kapasitas tanggung jawab ahli waris menurut hukum Islam terbatas pada jumlah harta yang ditinggalkan, oleh karena itu perlu mempertegas perjanjian sehingga tidak menimbulkan perbedaan penafsiran. Adapun apabila ahli waris mau melunasi secara suka rela tentu sebuah keutamaan dan lebih baik.</note>
<subject authority=""><topic>Hukum Positif dan Hukum Islam</topic></subject>
<classification>SKRIPSI HES 324</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 324</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HES 324</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 324</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>21967</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-08-25 11:10:37</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-25 11:11:06</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>