<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="21521">
<titleInfo>
<title>Pengaruh giro wajib minimum dan Dana Pihak Ketiga terhadap total penyaluran pembiayaan pada PT. Bank Central Asia Syariah TBK. di Indonesia tahun 2011-2019</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Eva Nasiatul Fitria</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Ekonomi dan  Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21,5cm, 28cm, 122 hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Di negara berkembang, kebutuhan masyarakat terhadap bank tidak hanya terbatas pada penyimpanan dana, akan tetapi juga terhadap pelayanan jasa yang ditawarkan oleh bank. Pembiayaan yang dilakukan bank BCA Syariah sangat menunjang perekonomian masyarakat, namun bank harus memperhatikan beberapa faktor antara lain Dana Pihak Ketiga dan Giro Wajib Minimum, yang turut berperan dalam menentukan besaran angka pembiayaan yang disalurkan. Dana Pihak Ketiga mengalami kenaikan dan penurunan secara fluaktif, ditahun 2013 sebesar Rp. 83,229 milyar, namun penyaluran pembiayaan tetap bertambah, sedangkan Giro Wajib Minimum memiliki nilai yang sama pada bulan sebelumnya. Begitupun ditahun 2015 Dana Pihak Ketiga mengalami penurunan sebesar Rp. 495,972 milyar namun penyaluran pembiayaan mengalami kenaikan sedangkan Giro Wajib Minimum memiliki nilai yang sama pada bulan sebelumnya. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1). Apakah terdapat pengaruh Giro Wajib Minimum secara parsial terhadap Total Penyaluran Pembiayaan? 2). Apakah terdapat pengaruh Dana Pihak Ketiga secara parsial terhadap Total Penyaluran Pembiayaan? 3). Apakah terdapat pengaruh secara simultan antara Giro Wajib Minimum dan Dana Pihak Ketiga terhadap Total Penyaluran Pembiayaan pada Bank Central Asia Syariah tahun 2011-2019? Tujuan dari penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui pengaruh Giro Wajib Minimum secara parsial terhadap Total Penyaluran Pembiayaan pada Bank Central Asia Syariah tahun 2011-2019. 2). Untuk mengetahui pengaruh Dana Pihak Ketiga secara parsial terhadap Total Penyaluran Pembiayaan pada Bank Central Asia Syariah tahun 2011-2019. 3). Untuk mengetahui pengaruh Dana Pihak Ketiga dan Giro Wajib Minimum terhadap Total Penyaluran Pembiayaan secara simultan pada Bank Central Asia Syariah tahun 2011-2019. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dan menggunakan teknik pengumpulan data dengan data diambil dari website resmi yaitu www.bcasyariah.co.id Dalam pengolahan data penelitian, peneliti menggunakan uji statistik model SPSS 25 dengan model regresi linier berganda. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah Secara parsial variabel Giro Wajib Minimum (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Total Penyaluran Pembiayaan (Y) Bank Central Asia Syariah tahun 2011-2019 dengan nilai T hitung lebih kecil dari T tabel (-2.941&#60; 2.0345) dan Dana Pihak Ketiga berpengaruh secara signifikan terhadap Total Penyaluran Pembiayaan Bank Central Asia tahun 2011-2019. dengan nilai T hitung lebih besar dari T tabel yaitu (52.891 &#62; 2.0345). Secara simultan terdapat pengaruh antara Giro Wajib Minimum dan Dana Pihak Ketiga terhadap Total Penyaluran Pembiayaan Bank Central Asia Syariah dengan nilai F hitung lebih besar dari F table yaitu (1516.489 &#62; 3.27) serta nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,00.</note>
<subject authority=""><topic>Giro Wajib Minimum</topic></subject>
<classification>SKRIPSI PBS 268</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PBS 268</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PBS 268</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PBS 268</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>21521</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-31 14:13:54</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-31 14:14:18</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>