<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="21509">
<titleInfo>
<title>Pengaruh uang elektronik dan kartu debit terhadap pengeluaran konsumsi masyarakat.</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Khansa Khaerunnnisa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Ekonomi dan  Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21,5cm, 28cm, 136 hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Pengeluaran konsumsi adalah nilai belanja seseorang yang dilakukan untuk membeli berbagai jenis kebutuhan. Pengeluaran konsumsi di pengaruhi oleh beberapa faktor beberapa diantaranya adalah sistem pembayaran non tunai seperti uang elektronik dan kartu debit. Dengan adanya sistem transaksi non tunai membuat transaksi masyarakat menjadi lebih mudah, namun selain itu kehadiran sistem transaksi non tunai juga dapat mempengaruhi prilaku masyarakat dalam berkonsumsi. Pembahasan dalam penelitian ini mengenai pengaruh penggunaan uang elektronik dan kartu debit terhadap pengeluaran konsumsi masyarakat baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan dalam peneltian ini yaitu kuantitatif, uji instrument data (uji validitas dan reabilitas), uji asumsi klasik (uji normalitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi), analisis regresi linear berganda (uji koefisien korelasi, analisis determinasi,uji t dan uji f) dengan bantuan program SPSS 22. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa uang elektronik berpengaruh terhadap pengeluaran konsumsi masyarakat berdasarkan dari nilai t hitung uang elektronik sebesar 2,471 lebih besar dari pada t tabel 1,9847 (2,471 &#62; 1,9847), serta nilai signifikansi sebesar 0,015 lebih kecil dari 0,05 (0,015 &#60; 0,05). Sedangkan pada variabel kartu debit tidak berpengaruh terhadap pengeluaran konsumsi masyarakat, nilai t hitung pada variabel kartu debit sebesar 0,858 lebih kecil dari t tabel 1,9847 (0,858 &#60; 19847) dan nilai signifkansi 0,393 &#62; 0,05. Hal ini menunjukan bahwa penggunaan kartu debit tidak berpengaruh terhadap pengeluaran konsumsi masyarakat. Sedangkan secara simultan menunjukan adanya pengaruh signifikan sebesar 41,4 %. Terletak pada interval 0,40 – 0, 599 Artinya uang elektronik dan kartu debit memilki tingkat hubungan yang sedang terhadap pengeluaran konsumsi masyarakat.</note>
<subject authority=""><topic>Uang Elektronik</topic></subject>
<classification>SKRIPSI PBS 265</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PBS 265</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PBS 265</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PBS 265</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>21509</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-26 14:45:52</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-26 14:46:17</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>