<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="21335">
<titleInfo>
<title>Pengaruh keterampilan bertanya guru terhadap daya kritis siswa (Studi di MA Mayariqul Anwar Caringin pada Mata Pelajaran Fikih Kelas X)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ayu Alamiyah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21,5cm, 28cm, 71 hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Guru yang professional tercermin dalam pelaksanaan pengabdian tugas-tugas yang ditandai dengan keahlian guru tersebut baik dalam materi ataupun metode, selain itu ditunjukan juga melalui tanggung jawabnya dalam melaksanakan seluruh pengabdiannya Keterampilan bertanya merupakan ucapan atau pertanyaan yang dilontarkan guru yang menuntun respon atau jawaban dari peserta didik. Dan kata kritis sebagaimana digunakan dalam ungkapan “berpikir kritis”, berkonotasi pentingnya atau sentralitas dari pemikiran yang mengarah pada pertanyaan isu atau masalah yang memprihatinkan, berpikir kritis juga merupakan suatu strategi kognitif dalam pemecahan masalah yang lebih kompleks dan menuntut pola yang lebih tinggi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik eksperimen. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas X berjumlah 17 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan angket dan tes. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukan: Pertama, tingkat keterampilan bertanya guru adalah baik mencapai 84% dari ketercapaian skor ideal; Kedua, terdapat pengaruh keterampilan bertanya guru terhadap daya kritis siswa sebesar 59,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Semakin tinggi keterampilan bertanya guru, semakin tinggi juga daya kritis siswa. Peningkatan terhadap keterampilan bertanya guru akan meningkatkan daya kritis siswa.</note>
<subject authority=""><topic>Keterampilan Bertanya</topic></subject>
<classification>SKRIPSI PAI 2993</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PAI 2993</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PAI 2993</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PAI 2993</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>21335</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-02-24 14:34:39</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-02-24 14:34:57</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>