Detail Cantuman Kembali

XML

Tradisi Balangan menjelang acara Walimatul 'Ursy dalam persfektif Hukum Islam, (Study kasus Desa Sinar Mukti Kecamatan Baros Kabupaten Serang)


Tradisi balangan adalah bentuk solidaritas masyarakat terhadap tetangganya yang akan menyelenggarakan walimah atau pesta pernikahan. Dalam pelaksanaanya orang yang akan menyelengarakan walimah akan mengundang tetangganya dengan menggunakan sebungkus rokok kepada masing-masing orang yang di undang, kemudian para undanggan akan datang memberikan uang sebagai bentuk sumbangan. Iqradl/Menghutangi adalah memberikan milik sesuatu kepada orang lain dengan pengembalian yang sama, akad merupakan keterkaitan atau pertemuan ijab dan kabul yang berakibat timbulnya suatu hukum. Adapun Hadiah yaitu memberikan barang dengan tidak ada tukaranya dengan tujuan untuk memberi kemulyaan. Berdasarkan dari latar belakang masalah yang telah dipaparkan diatas, Maka penulis akan merumuskan masalah sebagai berikut: 1) Bagaimana Pelaksanaan Tradisi Balangan di Desa Sinar Mukti? 2) Apa Alasan Masyarakat Desa Sinar Mukti Mengadakan Tradisi Balangan? 3) Bagaimana Perspektif Hukum Islam Terhadap Tradisi Balangan di Desa Sinar Mukti? Tujuan penelitian: 1) Untuk Mengetahui Pelaksanaan Tradisi di Desa Sinar Mukti. 2) Untuk Mengetahui Alasan Masyarakat Desa Sinar Mukti Mengadakan Tradisi Balangan. 3) Untuk Mengetahui Perspektif hukum Islam Terhadap Tradisi Balangan. Metode yang digunakan dalam pembahasan ini adalah metode kualitatif, peneliti dalam melakukan penelitiannya menggunakan tehnik-tehnik observasi, wawancara, analisis dan metode pengumpulan data lainnya, penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa; 1) Tradisi Balangan merupakan bentuk solidaritas masyrakat terhadap tetangganya yang akan melakukan walimah, Masyarakat akan memberikan bantuan berupa sejumlah uang, kemudian penerima sumbangan akan mengembalikanya apabila tetangganya menyelenggarakan acara yang sama. 2) Alasan masyarakat mengadakan Tradisi Balangan adalah untuk memperkuat tali persaudaraan antar individu masyarakat, kemudian masyarakat merasa terbantu dalam hal ekonomi ketika akan menyelenggarakan acara walimatul 'ursy 3) di dalam tradisi balangan, pada saat pengembalian sumbangan dalam tradisi ini bukan merupakan sebuah hutang piutang karena tidak adanya akad hutang piutang Iqradl, hanya saja akan merasa malu apabila tidak mengembalikan apa yang di beri tetangganya dulu. Menurut Syaikh Zainudin Al-Malibari Menghutanggi-memberikan milik sesuatu kepada orang lain dengan pengembalian yang sama dan Iqradl terjadi dengan adanya ijab.
Wildan - Personal Name
SKRIPSI HKI 154
SKRIPSI HKI 154
Text
Indonesia
Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
2020
Serang Banten
21,5cm, 28cm, 70 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...