<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="20839">
<titleInfo>
<title>Konsep interaksi laki-laki dan perempuan dalam perspektif al-Qur’an (Kajian Tafsir Mara&#62;h} Labi&#62;d Syekh Nawawi al-Bantani)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Himmatun Nazhifah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>FAKULTAS USHULUDDIN DAN ADAB UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21.5cm, 28cm, 118hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Saat ini banyak kaum muslimin tidak memahami masalah interaksi antara laki-laki dan perempuan, sehingga menimbulkan polemik yang berimbas pada kerusakan moral dan akhlak. Padahal interaksi merupakan sarana kerjasama untuk memenuhi kebutuhan hidup. Maka tak mungkin mengorbankan interkasi demi terjaganya pergaulan antara laki-laki dan perempuan, atau mengorbankan salah satunya. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalahnya: 1). Bagaimana pembagian ruang privat dan publik menurut al-Qur’an dalam Tafsir Mara&#62;h} Labi&#62;d ? 2). Bagaimana konsep interaksi antara laki-laki dan perempuan menurut alQur’an dalam Tafsir Mara&#62;h} Labi&#62;d ? Tujuan dari skripsi ini ialah: Untuk mengetahui pembagian ruang privat dan publik, serta konsep interaksi antara laki-laki dan perempuan menurut alQur’an dalam Tafsir Mara&#62;h} Labi&#62;d . Dalam skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian riset perpustakaan, yakni mencari data atau informasi riset melalui berbagai referensi. Selanjutnya data dianalisa menggunakan metode tematik tafsir maud}u&#62;‘i&#62; . Hasil dari skripsi ini sebagai berikut: Pembagian ruang kehidupan laki-laki dan perempuan didasarkan ada tidaknya perizinan masuk. Ruang privat mengharuskan seseorang memiliki izin masuk terlebih dahulu. Sedangkan ruang publik tidak memerulukan izin untuk memasukinya karena sifatnya umum. Dalam berinteraksi, keduanya wajib menundukkan pandangan dan menutup aurat dengan kain non transparan. Dikhususkan bagi perempuan mengenakan jilba&#62;b dan khima&#62;r ketika bertemu non mahram di ruang privat atau saat memasuki ruang publik, dengan syarat tidak tabarru&#62;j . Keduanya diharamkan bekerjasama dengan mengeksploitasi maskulinitas atau feminitas.</note>
<subject authority=""><topic>Konsep Interaksi</topic></subject>
<classification>SKRIPSI IAT 303</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 303</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI IAT 303</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 303</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>20839</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-07-09 14:05:59</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-07-09 14:06:22</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>