<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="20789">
<titleInfo>
<title>Tafsir ibadah Salat dalam Alquran (Studi komparatif Tafsir Al-Jailānī dan Tafsir Al-Baḥr al-Madīd Fī Tafsīr Al-Qur’ān al-Majīd)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Farhan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>FAKULTAS USHULUDDIN DAN ADAB UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21.5cm, 28cm, 154hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Allah SWT menciptakan manusia tidak lain hanya untuk mengabdi, menyembah dan beribadah kepada-Nya. Melaksanakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Salah satu yang teramat penting dan menjadi pokok dasar tiang agama islam adalah salat, kata salat yang berasal dari kata ṣilah yang berarti hubungan “koneksi antara hamba dengan Tuhannya”. Salat merupakan tugas yang maha penting, perintah salat difirmankan oleh Allah SWT, beberapa kali dalam Alquran, itu saja sudah cukup untuk menunjukkan betapa besar kepentingannya. Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut: Bagaimana makna mendirikan dan menjaga salat dalam Alquran? Dan Bagaimana penafsiran „Abdul Qādir Al-Jailāni dan Ibn „Ajibah terhadap salat dalam Alquran? Adapun metode yang penulis gunakan ialah metode komparatif (perbandingan) dari dua tokoh untuk mengambil persamaan, perbedaan, kelebihan, dan kekurangan dari kedua tokoh tersebut. Oleh karena itu dalam penelitian ini penulis membahas bagaimana penafsiran salat dalam Alquran menurut „Abdul Qādir Al-Jailānī dan Ibn „Ajībah. Dengan alasan kedua tokoh tersebut merupakan tokoh tasawuf yang terkenal kedekatannya dengan Allah SWT. Salat dalam penelitian ini berfokus pada mendirikan salat, menjaga salat serta kesempurnaan salat. Penelitian ini akan melihat dari sisi pandangan taawuf hakikat dari pelaksanaan salat itu sendiri. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Menurut Al-Jailānī dan Ibn Ajībah sama-sama menafsirkan bahwa hal yang paling penting atau substansi dari pada salat adalah memadukan dua unsur lahiriyah dan batiniahnya, dari keduannya tidak boleh terlepaskan karena saling terikat satu sama lain agar tercapai kesempurnaan salat pada sisi qurbah biruhaniyah (kedekatan dengan ruh) dan darajāt bijasmaniyah (derajat dengan jasmani). Maka jadilah orang tersebut Ābid fi aẓ-Ẓahir wa Ārif fi al-Batin.</note>
<subject authority=""><topic>Tafsir Ibadah</topic></subject>
<classification>SKRIPSI IAT 296</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 296</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI IAT 296</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 296</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>20789</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-03-09 14:16:19</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-03-09 14:16:34</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>