<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="20504">
<titleInfo>
<title>Syi'r &#34;Sayaftahu Baab&#34; fi Diwan Al-Imam Asy-Syafi'i (Dirosah Tahliliyah Simaiyyah li Riffaterre)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fahrurroji</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>FAKULTAS USHULUDDIN DAN ADAB UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">ar</languageTerm>
<languageTerm type="text">Bahasa Arab</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21,5cm, 28cm, 56 hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Fahrurroji, NIM 153600330, Judul “ Puisi” Pintu Akan Terbuka” Karya Imam Syafi’i (Kajian Semiotik Michael Rifaterre)”, Jurusan: Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Ushuluddin dan Adab, tahun 2019/1440 H. Puisi pintu akan terbuka merupakan gambaran-gambaran nasihat kepada manusia yang seringkali berputus asa dalam menghadapi setiap ujian hidup. Manusia acap kali gelisah dengan persoalan yang menimpa dirinya. Imam syafi’i menuturkan kebiasaan manusia yang selalu lemah, putus asa, bahkan tidak jarang bersikap takabur, padahal janji Allah “dalam setiap kesusahan ada kemudahan”. Puisi ini dihadirkan oleh Imam Syafiʽi sebagai bentuk motivasi diri dalam menyikapi segala persoalan kehidupan yang terjadi. Imam Syafiʻi menuliskan syair ini menggunakan bahasa tidak langsung dan menyiratkan pesan-pesannya melalui perumpamaan-perumpamaan. Imam Syafi’i yang selama ini dikenal sebagai ahli fiqh juga terkenal karya sastranya dalam sebuah kumpulan al-diwan. Diwan Imam Syafi’i adalah sebuah buku yang menerangkan syair-syair tentang moral dan nasihat yang mencerminkan dari keadaan masyarakat saat itu bahkan sampai hari ini. Adapun rumusan masalah pada skripsi ini adalah: (1) Bagaimana kandungan makna pada puisi pintu akan terbuka karya Imam Syafi’i berdasarkan pembacaan Heuristik dan Hermeneutik ? (2) Bagaimana Matriks, Model, Varian dan Hipogram pada puisi pintu akan terbuka karya Imam Syafi’i ? Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui kandungan makna pada puisi pintu akan terbuka karya Imam Syafi’i berdasarkan pembacaan Heuristik dan Hermeneutik. (2) Mengetahui Matriks, Model, Varian dan Hipogram pada puisi pintu akan terbuka karya Imam Syafi’i. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan format desain deskriptif analistis, yaitu dengan menggambarkan subjek dan objek penelitian berdasarkan fakta yang ada. Untuk itu, tidak diperbolehkan mengisolasikan individu atau organisasi kedalam variable atau hipotesis, tetapi memandang sebagai bagian dari sesuatu keutuhan dan penelitian ini menggunakan teori semiotic Riffaterre. Michael Riffaterre mengemukakan bahwa ada empat hal yang harus diperhatikan dalam memahami dan memaknai sebuah puisi, antara lain : (1) Puisi adalah ekspresi tidak langsung, menyatakan suatu hal dengan arti yang lain, ketidaklangsungan puisi tejadi karena adanya pergeseran makna, perusakan makna, dan penciptaan makna. (2) Pembacaan Heuristik dan Hermeneutik. (3) Matriks, model dan varian. (4) Hipogram. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pembacaan heuristik dalam puisi tersebut yaitu memiliki makna dasar yang tidak bisa dipahami seperti pada contoh kata berikut ini :المدخل&#34;yang artinya &#34; باب makna ini merupakan makna dasar dan belum diketahui makna sebenarnya. Cara menemukan makna tersebut dengan menggunakan kamus, adapun pembacaan hermeneutic dalam puisi ini menggambarkan kebiasaan manusia yang selalu lemah, gelisah, danputus asa dalam menghadapi segala cobaan yang menghampirinya. Padahal Allah telah menjanjikan bahwa setiap kesusahan ada kemudahan. Adapun matriks, model, varian, dan hipogram pada puisi ini yaitu : matriks kata kunci pada puisi ini : &#34; &#34; إن مع الصعوبة سهولة , modelnya terdapat pada bait ke 1 dan variannya terdapat pada bait ke 2, 3, 4, 7, 8. Hipogramnya terdapat pada surat Al-Insyiroh ayat 5-6</note>
<subject authority=""><topic>Riffaterre</topic></subject>
<classification>SKRIPSI BSA 185</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 185</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BSA 185</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 185</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>20504</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-02-20 14:15:33</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-02-20 14:15:53</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>