<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="20355">
<titleInfo>
<title>Implementasi adopsi dan perlindungan anak ditinjau dari Hukum Islam (Studi Di Dinsos Kota Cilegon)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Guspita Devika Rosa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher>PROGRAM PASCASARJANA UIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>21.5cm, 28cm, 200hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini didasarkan keresahan terhadap anak-anak yang dilahirkan tanpa pemenuhan hak yang layak, sehingga negara melakukan perlindungan kepada anak-anak terlantar yang berada di panti asuhan, melalui Dinas Kesejahteraan Sosial yang ada di Cilegon, Banten. Permasalahan pada pelaksanaan adopsi anak adalah bagaimana mekanisme pelaksanaan adopsi anak melalui dinas sosial dan hukum Islam, bagaimana hambatan dalam proses pelaksanaan adopsi anak melalui dinas social, bagaimana prospek keberlangsungan anak adopsi dalam prespektif perlindungan anak. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis dengan pendekatan yang menggunakan kaidah-kaidah hukum, baik hukum negara maupun hukum Islam serta ketentuan peraturan peundang-undangan mengenai perlindungan anak yang menyangkut masalah pelaksanaan adopsi anak. Hasil penelitian mengenai prosedur pelaksanaan adopsi anak oleh orang tua adopsi, terbagi menjadi 4 (empat) tahap. Sedangkan salah satu hambatannya adalah perbedaan agama antara calon orang tua adopsi dan calon anak adopsi. Serta kurangnya pengawasan terhadap bagaimana keberlangsungan hidup anak yang sudah di adopsi, sehingga konsep perlindungan anak tercapai. Seharusnya, untuk ke depan dibentuk suatu lembaga pengawas untuk mengontrol jalannya adopsi anak.</note>
<subject authority=""><topic>Adopsi dan Perlindungan Adopsi</topic></subject>
<classification>TESIS HKI 24</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>TESIS HKI 24</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">TESIS HKI 24</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>TESIS HKI 24</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>20355</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-01-22 14:21:51</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-22 14:22:10</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>